Autopsi Jasad ART Komplek Billy Moon Korban Penusukan OTK, Dokter Temukan 2 Organ Dalam Luka

Korban penusukan OTK di Komplek Billy Moon, Kecamatan Duren Sawit, Sarinem (61) meninggal setelah menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tampak depan ruang instalasi forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (27/9/2019).  

Kepala Instalasi Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan Sarinem meninggal pada Kamis (16/1/2020).

"Korban meninggal pada pukul 23.30 WIB. Jasadnya sudah diautopsi di instalasi forensik RS Polri Kramat Jati," kata Edy di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020).

Buruknya luka tusukan golok OTK yang dialami jadi sebab Sarinem meninggal meski pada Rabu (15/1/2020) di ruang ICU RS Polri.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Sumy Hastry Purwanti menuturkan luka tusuk itu mengenai bagian dalam organ.

"Luka terbuka pada perut dan menembus organ dalam, sehinga terjadi perdarahan hebat dalam rongga perut juga memar pada dada dan punggung," ujar Hastry.

Tangis Pecah Saat Korban Meninggal Kecelakaan Bus Terguling Tiba di Masjid As Shobariah Depok

UPDATE Kecelakaan Bus Rombongan Kader Posyandu Asal Depok: 8 Meninggal, 32 Orang Luka Berat

Sebagai informasi, Sarinem ditusuk OTK saat hendak membuka gerbang rumah majikan yang berada di Jalan Janur Raya RT 06/RW 10.

Saat kejadian sekira pukul 15.30 WIB, dia tak curiga karena pelaku yang hingga kini buron dan urung diketahui jumlahnya berpura-pura jadi kurir.

Sarinem baru curiga saat membuka pintu gerbang namun tak mendapati bingkisan apa pun yang dibawa pelaku hingga akhirnya cekcok.

"Saat terjadi cekcok mulut, pelaku langsung mengeluarkan golok dari dalam tas yang dibawanya dan menusuk perut korban yang mengakibatkan korban luka dibagian perut," ujar Kapolsek Duren Sawit Kompol Agus Sumarno.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved