Breaking News:

Suara Lirih, Kepala Sekolah Tanggapi Guru PAUD Terancam 5 Tahun Penjara di Kasus Balita Tanpa Kepala

Tersangka berinisial TS (52) dan ML (26) guru pengasuh PAUD Jannatul Athfaal di Samarinda, Kalimantan Timur.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
TribunKaltim
Suara Lirih, Kepala Sekolah Tanggapi Guru PAUD Terancam 5 Tahun Penjara di Kasus Balita Tanpa Kepala 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kepala sekolah PAUD, Mardiana angkat bicara ketika dua gurunya ditetapkan menjadi tersangka dan terancam lima tahun penjara di kasus balita tanpa kepala di Samarinda.

Tersangka berinisial TS (52) dan ML (26) guru pengasuh PAUD Jannatul Athfaal di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dua guru PAUD ini dianggap bertanggung jawab atas tewasnya Ahmad Yusuf Ghazali usai hilangnya dari PAUD Jannatul Athfaal.

Sepekan setelah hilang, Yusuf Gazali ditemukan dalam keadaan tanpa kepala di anak sungai Jalan Antasari, Samarinda.

TONTON JUGA:

Setelah memastikan jenazah itu adalah Yusuf Gazali lewat tes DNA, polisi menjemput kedua perempuan ini pada Selasa (21/1/2020) malam.

Tersangka TS dan ML tampak lesu saat digiring perlahan masuk ke ruang penyidik Reskrim Polsek Samarinda Ulu tanpa kata-kata.

Keringat kecil menetes dari wajah kedua guru PAUD ini.

Mereka pasrah atas proses hukum yang mereka jalani.

Keduanya mengaku tak tahu ke mana Yusuf Gazali pergi saat hilang dari ruang kelas PAUD di Jalan Wahab Syahranie, Jumat (22/1/2020).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved