Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana Dilaporkan ke Polisi

Laporan polisi (LP) tersebut diterima SPKT Polda Metro Jaya dengan nomor LP/350/I/Yan.2.5./2020/SPKT/PMJ/24 Januari 2020.

Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana Dilaporkan ke Polisi
Tangkapan Layar YouTube/Indonesia Lawyer Club
Roy Suryo terbahak saat dirinya disebut tak mengenal sejarah oleh petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo resmi melaporkan Rangga Sasana dan Sunda Empire kepada Polda Metro Jaya.

Laporan polisi (LP) tersebut diterima SPKT Polda Metro Jaya dengan nomor LP/350/I/Yan.2.5./2020/SPKT/PMJ/24 Januari 2020.

Dalam hal ini, Rangga Sasana yang menjadi petinggi Sunda Empire itu dipolisikan karena diduga telah melakukan pencemaran nama baik dengan menyebut Roy tidak mengetahui sejarah.

Aksi tersebut dilakukan Rangga Sasana ketika berada di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) Selasa (22/1) kemarin.

Lebih lanjut, Roy mengakui pihaknya pun turut melaporkan institusi yang dipimpin Rangga Sasana, yakni Sunda Empire.

Pelaporan itu dilakukan Roy karena Sunda Empire mengubah sejarah mengenai PBB dan NATO yang ada di Wikipedia.

"Rangga Sasana tetap saya laporkan sebagai pelaku pencemaran nama baik, tetapi institusi yang mengubah itu (sejarah PBB dan NATO di Wikipedia) tercatat adalah Sunda Empire, juga saya laporkan," kata Roy Suryo di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020).

Persija Jakarta Tak Diperkuat Ismed Sofyan saat Macan Kemayoran Hadapi Laga Perdana Liga 1 2020

Imbas Banjir, PLN Padamkan 15 Gardu Listrik di Jakarta

Roy mengungkapkan, mulai tanggal 22 Januari 2020 lalu atau sehari setelah peristiwa di ILC, sejarah PBB dan NATO di Wikipedia telah diubah oleh akun anonim.

"Jadi sejarah tentang PBB diubah dengan kabar bohong, dengan berita bohong yang menyatakan kalau PBB itu didirikan di Bandung di gedung Isola di Lembang. Ini kabar bohong," tuturnya.

Namun demikian, dengan pengetahuan yang dimiliki, Roy Suryo melakukan trace pada IP akun anonim yang ada.

Halaman
12
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved