Kontroversi Dirut Transjakarta
Jelaskan Dugaan Penipuan yang Menjegal Jadi Dirut TransJakarta, Donny Saragih: Itu Masalah Korporasi
"Jadi masalah itu masalah korporasinya, bukan masalah saya sendiri. Itu terjadi saat saya jadi direktur di Lorena," tambahnya menjelaskan.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Donny Andy Saragih buka suara soal kasus penipuan yang menjegal langkahnya menduduki kursi Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta).
Ia mengungkapkan, kasus tersebut bermula dari pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja dulu, yaitu PT Eka Sari Lorena Transport.
Saat itu, Donny mengaku menjabat sebagai Direktur Operasional di PT Eka Sari Lorena Transport.
Kemudian, perusahaan itu melakukan pemalsuan dokumen demi memuluskan langkah melantai di bursa saham atau go public.
"Masalahnya adalah masalah pemalsuan dokumen negara yang dimasukan karena saat itu dokumen tidak ada untuk kelengkapan IPO (Initial Public Offering)," ucapnya, Senin (27/1/2020).
"Jadi masalah itu masalah korporasinya, bukan masalah saya sendiri. Itu terjadi saat saya jadi direktur di Lorena," tambahnya menjelaskan.
Setelah sukses melantai di bursa saham menggunakan dokumen palsu, Donny menyebut, Lorena langsung mendapat suntikan dana Rp 130 miliar.
Tak lama berselang, ada pihak yang mengaku mengetahui permasalahan itu, kemudian memeras dan mengancam akan membeberkannya pemalsuan dokumen yang dilakukan PT Eka Sari Lorena Transport.
"Kalau diangkat, kantor akan terlihat jelek dan akan mengembalikan Rp 130 miliar itu," ujarnya saat dikonfimasi.
Mendapat ancaman tersebut, Donny akhirnya mengambil langkah untuk menghentikan pemerasan itu sehingga kasus pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh PT Eka Sari Lorena Trasport bisa tersamarkan dan beralih menjadi kasus penipuan.
"Itu dilakukan untuk menutupi masalah yang telah terjadi, yaitu pemalsuan dokumen negara. Makanya ujungnya itu kasus penipuan," kata dia.
Seperti diketahui, Donny Andy Saragih ditunjuk sebagai Dirut PT TransJakarta untuk menggantikan Agung Wicaksono yang mengundurkan diri.
Ia diangkat berdasarkan surat keputusan pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT TransJakarta pada 23 Januari 2020 lalu.
Baru menduduki jabatan itu selama empat hari, Pemprov DKI Jakarta akhirnya membatalkan surat keputusan penunjukan Donny sebagai Dirut PT TransJakarta.