Breaking News:

Masuki Siklus DBD, Permintaan Trombosit di PMI Tansgel Naik Drastis Pada Januari 2020

Kepala Unit Donor Darah PMI Tangsel, Suhara Manullang, mengungkapkan, pada Januari ini permintaan trombosit mencapai 106 kantung.

TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kantor PMI Tangsel, Jalan Cendikia, Serpong, Jumat (20/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - PMI Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat permintaan trombosit dengan jumlah cukup banyak pada Januari 2020 ini.

Kepala Unit Donor Darah PMI Tangsel, Suhara Manullang, mengungkapkan, pada Januari ini permintaan trombosit mencapai 106 kantung.

"Kalau mulai dari November, Desember hingga Januari terjadi peningkatan. November 22 kantong, Desember 35, Januari ini 106 kantong," ujar Suhara saat dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (31/1/2020).

Permintaan trombosit pada Januari 2020 ini bahkan lebih banyak dua kali lipat dari permintaan bulanan pada 2019 yang rata-ratanya hanya 47 kantung.

Suhara mengatakan, permintaan trombosit itu lebih banyak dari rumah sakit swasta.

"Lebih banyaknya rumah sakit umum," ujarnya.

Seperti diketahui, trombosit tersebut biasa digunakan untuk menangani pasien demam berdarah dengue (DBD).

Suhara juga mengatakan, jika membaca data pada 2019 dan 2020 ini, puncak permintaan trombosit ada pada pasca-musim hujan, bahkan tepat pada peristiwa banjir.

Tahun 2019, permintaan terbesar, sebanyak 89 kantung trombosit, terjadi pada bulan April. Saat itu, Tangsel diguyur hujan deras hingga beberapa wilayah terrendam.

Sedangkan pada Januari ini, banjir cukup parah terjadi tepat di hari pertamanya.

"Biasanya siklus DBD itu kan sehabis musim hujan," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved