Kontroversi Dirut Transjakarta

Polemik Dirut TransJakarta, DPRD DKI: Kok Bisa Dipilih Yang Cacat Hukum

Penunjukan Dirut Transjakarta bermasalah tak hanya menampar wajah Pemprov DKI, tapi juga merupakan pukulan keras bagi parlemen Kebon Sirih.

Polemik Dirut TransJakarta, DPRD DKI: Kok Bisa Dipilih Yang Cacat Hukum
Dok. PT TransJakarta
Mantan Direktur Utama PT TransJakarta, Agung Wicaksono (kiri) dan Donny Andy S Saragih (kanan) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Komisi B DPRD DKI Jakarta mempertanyakan keputusan Pemprov DKI yang sempat menunjuk Donny Andy Saragih sebagai Dirut TransJakarta.

Pasalnya, belakangan terungkap bahwa sosok Donny merupakan narapidana kasus penipuan yang hingga kini masih buron.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak pun menyayangkan hal tersebut.

Menurutnya, peristiwa ini bukan hanya menampar wajah Pemprov DKI, tapi juga merupakan pukulan keras bagi parlemen Kebon Sirih.

"Hal yang menampar kita adalah kok bisa direktur TransJakarta dipilih yang cacat hukum," ucapnya, Senin (3/2/2020).

Politisi PDI-Perjuangan ini pun merasa, penunjukkan Donny Saragih untuk menggantikan Agung Wicaksono yang mengundurkan diri terkesan janggal.

"Di mata saya penunjukan tim rekrutmen yang salah. Hindari conflict of interest, hindari prestige dalam penunjulan," ujarnya di DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Untuk itu, ia menginginkan adanya pembenahan dalam sistem perekrutan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali.

"Ini perlu menjadi catatan, kalau tidak sampai kapanpun Jakarta tidak akan naik kelas," kata Gilbert.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved