Cuci Tangan yang Benar Bisa Cegah Infeksi Virus Corona

Menjaga kebersihan diri bisa mencegah infeksi virus corona. Salah satunya dengan cuci tangan yang benar.

kompas/akbar bhayu tamtomo
Wabah Virus Corona 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, PEGANGSAAN - Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI) DR dr Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR mengatakan bahwa menjaga kebersihan diri bisa mencegah infeksi virus corona.

2019-nCoV atau Novel Corona atau corona jenis baru sudah menjadi ancaman baru bagi masyarakat di dunia.

Meski virus ini berawal dari Wuhan China, namun sudah ada beberapa negara yang terdeteksi terserang virus corona. Virus ini pun hingga kini belum diketahui vaksinnya.

Maka dari itu, sangat diperlukan tindakan preventif agar tak terinfeksi.

Terutama dengan rutin mencuci tangan sebelum menyentuh mata, hidung atau mulut.

"Tangan menjadi media penularan infeksi yang paling sering. Naik bajai pegangan, bis pegangan, ojek pegangan, salaman pegangan. Kalau tangan ini tak bersih saat memegang mata, mulut atau hidung maka bisa menjadi penularan penyakit," kata Agus dalam acara edukasi cegah dan putus rantai corona di Pegangsaan Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020).

Menurut Agus, sama seperti virus pada umumnya, virus ini bisa menyebar melalui batuk atau bersin.

Ia menjabarkan pada negara Singapura, telah ditemukan bahwa virus tersebut hidup pada beberapa benda mati lantaran terpapar melalui tangan-tangan manusia.

Ia pun menganjurkan agar mencuci tangan sesering mungkin juga penting ketimbang hanya mengenakan masker saja.

"Singapura telah membuat rilis pencegahan pada masyarakat, nomor satu itu bukan masker, tetapi bagaimana membersihkan tangan sesering mungkin. Karena dari data-data riset di Singapura maupun di negara-negara lain yang terjangkit, virus-virus ditemukan di gagang pintu, kemudian di tempat lain yang pernah dipegang oleh si orang sakit,” kata dia.

Sering kali orang menutup mulut dengan mengenakan tangan saat batuk ataupun bersin.

Tokopedia, Bridestory dan Parentstory Gelar Pameran Paket Lengkap Calon Pengantin di ICE BSD

Kebakaran Landa Permukiman Padat Penduduk di Kebon Jeruk Jakarta Barat

Tangan yang terpapar virus melalui batuk tersebut kemudian digunakan untuk menyentuh berbagai benda, hingga bersalaman dengan oranglain.

Nah dari sinilah virus kemungkinan bisa menyebar. Apabila kita menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan keadaan tangan yang terpapar virus, tentu sangat berbahaya.

Ia pun mengatakan bahwa cuci tangan yang baik dan benar dianjurkan dilakukan selama 20 detik dengan membasuh seluruh bagian tangan dengan sabun antiseptik dan air yang mengalir.

"Cuci tangan yang direkomendasikan oleh WHO adalah dengan waktu 20 detik. Kenapa 20 detik? karena ada step-step nya. WHO mengajarkan ada tahapan cuci tangan yang benar. Mulai dari digosok, punggung tangan, Ibu jari, sela-sela jari, telapak tanhan, semua diperkirakan butuh waktu 20 detik. Jadi langkah mencuci tangan ini sangat penting. Paling baik dicuci dengan air mengalir," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved