Perayaan Cap Go Meh di Bekasi
Dari Cirebon ke Bekasi, Perjuangan Pedagang Mainan Barongsai di Tengah Keramaian Cap Go Meh
Kemeriahan Cap Go Meh di Kota Bekasi rupanya dimanfaatkan sejumlah pedagang mainan miniatur barongsai yang berjajar di sekitar rute arak-arakan.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi berlangsung meriah dengan kegaiatan arak-arakan yang digelar di sekitar Kelenteng Hok Lay Kiong, Kelurahana Margahayu, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu, (8/2/2020).
Acara penutup dari perayaan Tahun Baru Imlek 2571 ini, rupanya disambut antusias warga bukan hanya yang umat Tionghoa.
Ribuan orang berkumpul di sepanhang Jalan Ir H Juanda, Jalan Mayor Oking dan beberapa jalan lain yang menjadi rute arak-arakan.
Seaenyak 32 kelompok dari berbagai elemen turun ke jalan, menampilkan berbagai kesenian mulai dari Barongsai, Drum band, Ondel-ondel, Gotong Joli, Reog, Egrang dan beberapa kesenian lainnya.
Kemeriahan Cap Go Meh ini rupanya dimanfaatkan sejumlah pedagang mainan miniatur barongsai yang berjajar di sekitar rute arak-arakan.
Mereka marak dijumpai di Jalan Mayor Oking, dekat Pasar Proyek Bekasi yang mengarah ke Kelenteng Hok Lay Kiong.
Para pedagang ini rupanya bukan berasal dari Bekasi, mereka jauh-jauh datang dari Cirebon untuk mengais rezeki di tengah kemeriahan Cap Go Meh.
Adi (27) misalnya, ia jauh-jauh datang dari Cirebon ke Bekasi membawa ratusan mainan barongsai mini yang siap dijajakan.
"Saya dari Cirebon, ke sini bareng-bareng sama teman 50 orang, sama jualan ini (mainan barongsai) juga," kata Adi.
Perayaan Cap Go Meh di Bekasi menurut dia cukup meriah. Hal itu yang membuat dia dan teman-teman memilih Bekasi sebagai lokasi utama menjajakan mainan setiap tahunnya.
"Saya udah lima tahun, setiap tahun pasti ke sini, ya Alhamdulillah kalau di sini lumayan ramailah," jelas dia.
Ia datang ke Bekasi bersama teman-teman menggunakan bus sejak kemarin malam. Untuk tidur, para pedagang ini memilih terlelap di emperan jalan selama berdagang menjajakan mainan.
"Kalau di sini biasanya dua hari, nah besok rencana mau ke Bogor di sama juga ramai ada kelenteng ngerayain Cap Go Meh juga," jelas dia.
Untuk harga jual mainan borongsai mini, Adi biasanya mematok harga Rp 10.000, harga itu biasanya sering ditawar para pembeli yang mengiginkan harga lebih murah.