Penyakit Radang Sendi di Tangsel

Tak Hanya Chikungunya, Warga Rawa Lele Diduga Terjangkit Leptospirosis & Terinfeksi Urine Tikus

Dalam beberapa kasus bisa juga disebarkan oleh hewan lain yang terinfeksi, seperti anjing, sapi atau babi.

Tak Hanya Chikungunya, Warga Rawa Lele Diduga Terjangkit Leptospirosis & Terinfeksi Urine Tikus
Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Arsan (63) warga terjangkit gejala chikungunya di Kampung Rawa Lele, Jombang, Ciputat, Tangsel, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, mengungkapkan, warga Rawa Lele, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, tidak hanya terjangkit chikungunya, tetapi juga leptospirosis.

Leptospirosis disebabkan bakteri leptospira interrogans yang disebarkan melalui kencing tikus.

Dalam beberapa kasus bisa juga disebarkan oleh hewan lain yang terinfeksi, seperti anjing, sapi atau babi.

Gejalanya mirip dengan chikungunya. Penderita chikungunya dan leptospirosis sama-sama mengalami demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala hingga mata merah dan muntah.

"Informasi sementara tidak semua chikungunya, sekarang tinggal lima, selebihnya sudah sembuh. Dikhawatirkan itu bulan chikungunya semuanya. Sebagian karena letospirosis."

"Bakteri yang disebabkan oleh tikus pada saat banjir kemarin," papar Benyamin melalui sambungan telepon.

Kalau leptospirosis ditularkan melalui urin tikus, chikungunya ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti.

Kesamaannya, kedua penyakit itu biasa muncul di wilayah yang terrendam banjir.

Ketua RW 10 Rawa Lele, Jombang, Sofyan, mengatakan, penyakit pada warganya berupa gejala demam dan sakit di bagian persendian memang muncul usai banjir pada 1 Januari 2020 lalu.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved