Dana Bos Sering Terlambat, Kepala Sekolah di Tangerang Hingga Gadai Laptop untuk Bayar Gaji Guru
Satibi harus memutar otak bagaimana agar operasional sekolah bisa berjalan. Meski anggaran dari pemerintah pun lama pencairannya
Tapi dengan adanya pembangunan Tol Kunciran - Bandara Soekarno Hatta, sekolah itu terdampak pembebasan lahan. Dan akhirnya kini dibangun gedung baru yang berlokasi di Jalan Benteng Betawi, Tanah Tinggi, Kota Tangerang.
"Saya terbantunya dengan adanya Bosda atau bantuan operasional daerah dari Pemkot Tangerang. Karena Pemkot Tangerang membebaskan anak murid untuk bayaran dari SD sampai SMP. Jadinya kadang terbantu dengan anggaran itu. Kalau tidak ada itu makin ketar - ketir saja," papar Satibi.
• Terkenal Galak, Guru Pelaku Kekerasan di Kota Bekasi Tetap Disayang Sejumlah Siswa
• Oknum Guru SDN di Matraman yang Pukul Murid Diberhentikan Sementara
• Pemprov DKI Punya Mobil Robot Penakluk Api dari 2 Negara, Harga Rp 40 M, Ini Keunggulannya
Gadai Laptop
Nasib lebih miris dialami oleh Kepala SMP swasta di Kabupaten Tangerang. Pria yang meminta identitasnya disembunyikan itu mengaku menggadai harta bendanya untuk menutupi biaya operasional sekolah.
"Dana BOS telat, saya terpaksa gadai laptop," ujarnya kepada Warta Kota, Kamis (13/2/2020).
Uang hasil gadaiannya tersebut diperuntukan membayar gaji para guru. Bahkan ia sudah berkali-kali menggadai barang elektroniknya ini.
"Gadainya ke saudara. Ditebus kalau sudah ada uangnya. Tapi kalau seret lagi, ya terpaksa gadai lagi," kata Kepala Sekolah tersebut.
Menurutnya saat diterapkan sistem zonasi, membuat sekolah swasta itu semakin kekurangan murid. Lambat laun jumlah siswa di sekolah itu pun semakin berkurang.
"Adanya PPDB (penerimaan peserta didik baru) sistem zonasi jadinya di sini murid semakin sedikit. Orang - orang di sekitar sini kebanyakan jadi sekolah negeri. Sekolah swasta ini jadi sepi. Paling dapat murid 10 orang lebih saja," katanya. (dik)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul KISAH Kepala Sekolah Tangerang, Gadai Laptop Gara-gara Sering Terlambatnya Dana BOS