Guru Pukuli Murid di Depan Umum

Tak Kuat Lihat Video Anaknya Dipukuli Guru, Asmat Syok: Dari Kecil Saya Gak Pernah Main Tangan

Orangtua salah satu korban, Asmat Rahman mengaku tak kuat saat melihat video pemukulan yang viral itu.

Tak Kuat Lihat Video Anaknya Dipukuli Guru, Asmat Syok: Dari Kecil Saya Gak Pernah Main Tangan
Youtube TV One
Orang tua salah satu korban, Asmat Rahman mengaku tak kuat saat melihat video pemukulan yang viral itu. 

Pada rekaman video, terlihat sejumlah siswa tengah berkumpul di halaman sekolah dengan didampingi sejumlah guru yang nampak berdiri di hadapan mereka.

TONTON JUGA

Satu orang siswa terlihat sedang dipukuli oleh I.

Dia nampak tidak berdaya ketika beberapa pukulan mendarat di badan hingga kepalanya.

Terdengar juga suara bentakan dari sang guru yang terdengar dalam video itu.

Didatangi TribunJakarta.com, Irna Tiqoh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, menjelaskan, kejadian itu dipicu akibat adanya keterlambatan sejumlah siswa.

Ingin Makan Ini Setelah Bebas dari Bui, Nikita Mirzani Rela Keluarkan Rp 6 Juta: Uang Bisa Dicari

TONTON JUGA

"Jadi yang berkumpul di halaman sekolah itu adalah siswa yang terlambat, ada 72 siswa putra dan ada 100 siswa putri yang telat hadir," kata Irna.

"Intinya teman-teman kita (guru) itu ingin mendisiplinkan anak-anak, cuma caranya aja yang kurang tepat, kami juga kemarin merasa kecolongan," tegas dia.

Meski terdapat ratusan siswa yang sedang menjalani hukuman, dia memastikan hanya dua orang yang benar-benar menjadi korban pemukulan.

"Hanya dua saja (yang dipukul), R sama A dua-duanya kelas 12," kata Irna.

Aksi kekerasan ini tentu membuat nama besar sekolah tercoreng, apalagi video detik-detik pemukulan viral di media sosial.

Lucinta Luna Tak Digabung dengan Tahanan Pria Demi Hindari Ini, Polisi: di Ruang Khusus Sendirian

Biasanya kata dia, hukuman untuk siswa yang terlambat berupa baris berbaris serta diberikan wejangan-wejangan agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Biasanya kalau saya sih sampaikan wejangan-wejangan, kenapa sih kamu terlambat? Kalau terlambat itu kalian kehilangan 2 jam pelajaran, kadang-kadang kalau ditangani sama guru olahraga ya baris-berbaris di lapangan," tegas dia.

Dua orang siswa yang menjadi sasaran pemukulan menurut Irna, murni karena terlambat, untuk atribut kelengkapan seragam mereka seluruhnya lengkap.

Satu dari dua siswa yang dipukul berinsial R kata dia, dikenal baik dan tidak pernah terlibat masalah.

Lucinta Luna Positif Riklona dan Tramadol, Nanda Persada Ungkit Ini: Setahu Saya Kamu Orang Baik

Bahkan guru-guru pengajar sempat kaget kenapa siswa yang baik justru menjadi sasaran kemarahan oknum guru berinsial I.

"Anak ini tidak pernah bermasalah, wali kelasnya juga sedih pas tahu dia kena (pukul), tapi memang dia terlambat pada saat itu," tegas dia.

Sempat Pamer Foto Telanjang Dada Bareng Lucinta Luna, Identitas Abahs Buat Polisi Garuk-Garuk Kuping

Akses Masuk Ditutup

Para siswa yang dikumpulkan di halaman, dipicu penutupan akses masuk ke sekolah.

Irna mengungkapkan, sejak empat hari lalu, sekolah menutup pintu masuk belakang.

"Jadi kita parkiran di belakang, nah pintu akses masuk dari parkiran belakang itu ditutup."

"Siswa harus lewat pintu depan semua, mungkin agak jauh sekitar 5 menit jalan kaki," jelas dia.

Sebut FPI Organisasi Bermasalah, Ade Armando Sarankan 2 Hal: Tak Jadikan Rizieq Shihab Imam Besar

Alasan penutupan akses ini lantaran siswa banyak yang terlambat memanfaatkan masuk lewat pintu belakang.

Dipastikan mereka yang terlambat masuk sekolah melalui pintu depan bakal dihukum, dikumpulkan di halaman sekolah.

Tetapi, siswa yang terlambat masuk, selama ini melalui pintu belakang.

Diciduk Bersama Lucinta Luna, Identitas Abash Malah Bikin Polisi Garuk-garuk: Itu Istrinya

Sehingga mereka lolos dari hukuman dikumpulkan di halaman sekolah.

"Pas kemarin siswa bilang kalau lewat pintu belakang bisa lolos."

"Makanya kita tutup semua harus lewat pintu depan," paparnya.

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved