Tips Memilih Batik Asli di Tengah Maraknya Batik Tiruan

Pasalnya, hanya orang yang benar-benar mengerti batik dapat mengetahui batik tersebut asli atau tidak.

Tayang:
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Yayasan Batik Indonesia menggelar workshop mengenai "Batik Beneran" di Syntesis Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (22/2/2020). 

Menurut Yanti, setiap kain batik itu memiliki cerita dan nyawa.

"Mungkin kain adalah benda mati, tapi begitu ada gores tangan pembatik itu menjadi bernyawa dari masing-masing pembatik," terangnya.

Yanti melanjutkan menghasilkan karya kain batik adalah sebuah anugerah. Pasalnya, tak semua orang bisa membatik.

Butuh ketelatenan, dan ketelitian dalam membuatnya.

Selain itu, proses pembuatan yang memakan waktu lama menjadi faktor batik mahal sehingga seyogianya publik bisa memaklumi alasan tingginya harga batik tulis.

"Ada batik yang berbahan spanduk, apakah kita mau memakai baju itu. Psikologis kita sendiri kan apakah mau memakai kain yang sebenarnya untuk spanduk," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved