Muslih Kaget Saat Raba Karung Ternyata Berisi Jasad Perempuan Terikat, Begini Curhat Suami Korban
Warga digegerkan penemuan jasad perempuan terbungkus karung di Kampung Sukalaksana, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (4/3/2020).
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
Pengakuan Saksi
Ai Nuryani (25) ditemukan tewas dalam kondisi luka parah dan terbungkus karung di hutan Datar Canar, Kampung Sukalaksana, RT 1/21, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Ibu muda yang memiliki satu anak itu ditemukan warga yang akan mencari rumput pada Rabu (4/2/2020).
Penemuan mayat tersebut sempat menggegerkan warga setempat karena kondisinya mengenaskan.
Seorang saksi mata Muslih (28), mengatakan, awalnya ia mendengar suara pengumuman dari toa masjid tentang adanya orang hilang yang merupakan warga Kampung Sukalaksana.
"Saya ikut mencari bersama warga lainnya dengan menyisir sekitar hutan yang berdekatan dengan sawah milik korban. Katanya ciri-ciri orang itu bawa karung, mau cari rumput," ujar Muslih saat ditemui di Mapolsek Gununghalu, Kamis (5/3/2020).
Saat mencari di sekitar hutan dia, melihat karung putih dalam semak-semak, kemudian karena dia penasaran, Muslih pun meraba karung tersebut dan tersentuh kaki korban.
"Sesudah diraba, saya kaget ternyata dalam karung itu ada mayat perempuan."
"Kemudian saya langsung teriak meminta tolong dan bilang ke warga lain," katanya.
Sementara Dani (29), kerabat korban mengatakan, dia terakhir kali melihat korban pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 12.30 WIB tepatnya di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Saya sempat melihat korban melambaikan tangan. Tapi anehnya enggak pakai kerudung. Padahal biasanya kalau ke sawah dia pakai kerudung," kata Dani.
Hingga saat ini kedua saksi tersebut masih berada di Mapolsek Gunung Halu untuk dimintai keterangan terkait penemuan mayat tersebut.
Lokasi Penemuan Mayat
Lokasi penemuan mayat Ai Nuryani (25) yang mengalami luka parah dan terbungkus karung di hutan Datar Canar, Kampung Sukalaksana, RT 1/21, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) lokasinya cukup jauh dari kediamannya.
Korban merupakan warga setempat, namun karena kesehariannya seorang petani, dia kerap pergi ke sawah yang dekat dengan hutan.