Mahasiswa Produksi Tembakau Sintetis

2 Mahasiswa Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap, Polisi Duga Pihak Kampus Teledor

Kompol Vivick Tjangkung menduga ada keteledoran pihak kampus setelah tertangkapnya dua mahasiswa yang memproduksi dan mengedarkan tembakau sintentis.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Para tersangka pengedar tembakau sintetis di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Senin (9/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung menduga ada keteledoran pihak kampus setelah tertangkapnya dua mahasiswa yang memproduksi dan mengedarkan tembakau sintentis.

Mahasiswa berinisial MH (21) dan MU (20) ditangkap di kos-kosan mereka di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2020).

"Saya kira kalau keteledoran bisa dikatakan seperti itu, sudah terbukti mahasiswa yang masih aktif dan kelihatan cerdas dia bisa terjerumus narkoba," ujar Vivick saat ditemui di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020).

Vivick berharap pihak universitas dapat lebih mengawasi mahasiswa terkait penyalahgunaan narkoba.

Dua mahasiswa pengedar narkoba jenis tembakau sintetis, MH (21) dan MU (20), menjual barang haram tersebut melalui media sosial.

Hal itu dikatakan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono saat merilis kasus ini, Senin (9/3/2020).

"Pastinya dia jual ke media sosial. Pakai akun dia sendiri jualnya. Inisial akunnya M," kata Budi di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru.

Menurut Budi, tersangka menyamarkan tembakau sintetis itu saat menjualnya.

"Disamarkan pakai tembakau biasa saja. Apakah pembelinya dari kalangan mahasiswa juga, nanti kita dalami," ujar dia.

Halaman
1234
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved