Virus Corona di Indonesia
Beberkan Situasi Rumah Sakit saat Berobat, Pasien Suspect Covid-19: Isinya Orang Batuk Semua
Pasien suspect covid-19 Fachri Mucthar alias FA membeberkan suasana rumah sakit saat ia berobat.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Muji Lestari
TONTON JUGA
Ia akhirnya memutuskan untuk melakukan skrining di sebuah rumah sakit di Jakarta.
Namun dirinya ditolak lantaran quota skrining virus corona di rumah sakit tersebut sudah penuh.
"Saya periksa ke rumah sakit ya hari ini," ucapnya.
"Saya datang sekitar jam 2.00 siang, tapi ditolak,"
"Katanya sudah ditutup karena dibatasi hanya untuk 25 orang," imbuhnya.
• Jahe Diborong Karena Dipercaya Tangkal Virus Corona, Guru Besar Universitas Airlangga: Saya Prihatin
Wanita itu mengatakan meski tak mengobrol atau berdekatan dengan dua pasien terinveksi virus corona, dirinya mengaku tetap merasa khawatir.
"Namanya virus kan dari udara enggak hanya dari cairan yang menempel," katanya.
"Jadi enggak ada salahnya saya memastikan," imbuhnya.
Wanita tersebut menjelaskan sudah hampir seminggu dirinya merasa demam.
Ditolak di sebuah rumah sakit di Jakarta, wanita itu mengaku kini sedang mencoba skrining di RSPI Sulianti Saroso.
• Temui 2 Pasien Positif Virus Corona, Jubir Penanganan Covid-19 Bocorkan Kondisinya: Sedang Main HP
"Saya meriang tiap malam, kalau pagi anget biasa," ucapnya.
"Sudah hampir seminggu," imbuhnya.
Di akhir wawancara, wanita itu mengatakan untuk melakukan skrining di rumah sakit di Jakarta itu harus mengeluarkan uang Rp 1 juta.
"Dan itu berbayar Mas Aiman, berbayar Rp 1 juta loh," ujarnya.
"Makanya saya juga kaget kok enggak diinfokan di tv," pungkasnya.
Dikutip dari infeksiemerging, di DKI Jakarta setidaknya ada tiga rumah sakit rujukan, yaitu RSPI Dr Sulianti Saroso, RSU Persahabatan, dan RSPAD Gatot Soebroto.
SIMAK VIDEONYA:
• 2 Pasien Baru Tahu Positif Corona dari Pengumuman Jokowi, Istana Jelaskan Ini: Situasinya Tak Biasa