Virus Corona di Indonesia
Sempat Ditentang Keluarga, Begini Kisah Tim Medis Tangani Pasien Covid-19: Ini Tugas Negara
Di tengah pandemi wabah virus corona, tim medis kini menjadi ujung tombak dalam memerangi virus Covid-19.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Akhirnya ke jkt pindah rumah sakit, diagnosanya typhus, tp tetep ga kunjung baik. akhirnya pindah ke RS-nya si dr Handoko Gunawan
Pas ketemu dia, gua langsung rontgen dll. Dia pukul dada gua, trus kasih tau kalo yang ini bunyi yg ada cairan. yang ini ga ada cairan.
Penjelasan santai tapi gua paham. dan dia bilang kalo gua TBC dan Pneumonia. Intinya bunyi paru ada cairan dan enggak," cerita Akbarry Noor dikutip TribunnewsBogor.com, Kamis (19/3/2020).
Setelah didiagnosa menderita TBC dan Pneumonia, Akbarry Noor pun langsung ditangani dr. Handoko Gunawan.
Tanpa basa-basi, dr. Handoko Gunawan segera mengeluarkan cairan yang ada di paru-paru Akbarry Noor.
"Lanjut, abis itu karena Dada gua ada cairan. disuruh keluarin sama dia. Gua pikir lewat mulut gitu sambil dibatuk-in kaya keluarin dahak.
Ternyata disuruh buka baju. trus dr Handoko Gunawan ambil selang sama gelas taro di depan gua. Terus punggung gua dibolongin buat keluarin cairan. Dan dia sengaja kasih liat cairan paru2 yang disedot itu di depan mata gua. Gelasnya ukuran 1.5 liter," ungkap Akbarry Noor dalam twitnya.
Seolah ingin mengingatkan sang pasien, dr. Handoko Gunawan pun melayangkan guyonan kepada Akbarry Noor.
"Kamu bisa meninggal tauk, masa yang muda duluan. harusnya saya duluan tau *sambil senyum ngeledek," kenang Akbarry Noor seraya menirukan dr. Handoko Gunawan.
Ya, dr. Handoko Gunawan memang kerap melemparkan guyonan kepada semua pasiennya.
"Itu cara dr. Handoko bikin cair suasana. Sebulan lebih gua di rumah sakit. Dan rawat jalan plus minum obat selama 2 taun ga boleh putus
akhirnya gua sembuh. Dan ya, Dr Handoko Gunawan pernah nyelametin nyawa gua," tulis Akbarry Noor lagi.
Mengenang sosok dr. Handoko Gunawan, Akbarry Noor pun berujar bahwa sang dokter bisa dijadikan sebagai panutan untuk para dokter muda.
Menurut Akbarry Noor, dr. Handoko Gunawan memang pantas mendapat sorotan dan doa dari khalayak.
Tak cuma karena andilnya dalam menangani pasien virus corona, dr. Handoko Gunawan nyatanya telah menyelamatkan banyak nyawa selama hidupnya.
"Dia baik banget sih. Dia bisa dibilang sebagai panutan dokter generasi sekarang, yang masih muda. Bisa menyontoh dia. Sesantai dan setulus apa dia bekerja,"
"Menurut Aku memang dia pantas dapat perhatian lebih sekarang ini karena sudah banyak nyawa yang diselamatkan dokter Handoko," ungkap Akbarry Noor dilansir dari Kompas TV.
Terakhir, Akbarry Noor mengurai harapan dan doanya untuk dr. Handoko Gunawan.
Ia ingin agar dr. Handoko Gunawan bisa lekas pulih dan bisa kembali menyelamatkan banyak nyawa di muka bumi ini.
"Harapan aku untuk dokter Handoko, sehat selalu dok. Semoga makin banyak orang yang bisa dokter selametin," harap Akbarry Noor. (tribunbogor)