Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Alat Tes Cepat Covid-19 Tak Semudah yang Dibayangkan, Hingga Pola Pengumpulan Massa Dikritik

Rahmat Effendi sempat berulang kali mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga jarak dan tidak berumun.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Susana rapid test Covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Rabu (25/3/2020). 

Pola seperti ini tentu membuat jarak antar peserta kian dekat, kerumanan massa juga tidak jarang sulit terkendali.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat berulang kali mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga jarak dan tidak berumun.

"Ayo jangan bergerombol satu meter satu meter ingat," kata Rahmat melalui pengeras suara saat memnatau langsung proses tes cepat.

Dia menjelaskan, Kota Bekasi merupakan daerah paling banyak mendapatkan jatah alat kit tes cepat Covid-19 di Jawa Barat yang didistribusikan Gubernur Ridwan Kamil.

"Saya jelaskan Alhamdulilah kemarin saya jam 1 menerima 2.000 rapid tes dari Pak Gubernur, Pak Gubernur menjelaskan secara gamblang alat itu digunakan dengan begitu mudahnya," ungkap Rahmat.

Tetapi ketika dia melihat langsung alat tes cepat, penggunaannya tidak semudah yang dibayangkan. Bahkan dia perlu berkonsultasi dengan dokter RSUD Kota Bekasi dan Dinas Kesehatan terkait pola pelaksaan tes cepat.

"Tetapi ketika saya sampai di rumah saya panggil tim kesehatan semua, ternyata tidak semudah yang digambarkan Pak Gubernur," ujarnya.

Alat tes cepat itu ternyata perlu dilengkapi alat penunjang lain berupa jarum dan tabung untuk sampel darah yang diambil.

"Setelah saya konfirmasi itu membutuhkan jarum untuk ambil vena untuk masuk ke alat rapid itu, itulah yang nanti menentukan, jadi bukan ditusuk di sini ternyata seperti orang tes kehamilan," tegasnya.

Sampel darah yang sudah diambil itu kemudian diuji menggunakan alat tes, dari situ baru dapat dilihat apakah terdapat indikasi peserta tes positif Covid-19 atau tidak.

Tes Cepat Door To Door

Tes cepat Covid-19 mulai dilakukan di Kota Bekasi, terdapat beberapa pola yang ditapkan dalam proses pengetasan diantaranya, tes massal di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi dan pola door to door, Rabu, (25/3/2020).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, mengatakan, tes cepat yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi diperuntukkan bagi para pekerja medis yang berada di Kota Bekasi.

Sementara untuk pola door to door ke rumah-rumah warga merupakan untuk mereka yang sudah terdata dan memiliki indikasi kontak dengan orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), serta pasien positif Covid-19.

"Jumlah mereka (pekerja medis) ada 365 ternasuk petugas kecamatan, mereka pagi ini dilakukan tes di Stadion Patriot, sebelum nanti dilepas ke rumah-rumah warga yang sudah terdata," kata Rahmat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved