Antisipasi Virus Corona di Bekasi
Alat Tes Cepat Covid-19 Tak Semudah yang Dibayangkan, Hingga Pola Pengumpulan Massa Dikritik
Rahmat Effendi sempat berulang kali mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga jarak dan tidak berumun.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Rahmat menjelaskan, tes massal di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi hari ini sekaligus sebagai simulasi bagi para petugas medis yang nanti akan diterjunkan melakukan tes Covid-19 ke rumah warga.
"Ini sekaligus orientasi bagi mereka dilapangan, di orang per orang nanti (door to door) yang kita turunkan adalah analisi, dia yang ambil darahnya, tentunya ada dua orang pembantu di tim kesehatan, jadi tiga orang dalam satu titik," paparnya.
Dia menjelaskan, dalam proses tes Covid-19 ke rumah-rumah door to door, petugas tetap akan menggunakan alat pelindung diri lengkap.
"Kita tes ambil darah lalu diuji menggunakan alat, jika positif akan kita lakukan tindakan, tapi kalau yang negatif akan kita umumkan," tegas dia.
Pria yang akrab disapa Pepen menargerkan, proses tes cepat door too door dapat rampung besok sebelum jam 12 siang.
"Mudah-mudahan hari ini hingga besok pagi sebelum jam 12 sudah selesai, sisanya yang dites adalah mereka-mereka yang bekerja sering berinterkasi dengan masyarakat,' tegas dia.
Orang-orang yang Berhak Dilakukan Tes Cepat
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan, tes cepat Covid-19 bukan untuk masyarakat umum. Terdapat kriteria warga yang berhak dites dan dimasukkan dalam sampel pengujian penyebaran virus corona.
Tes cepat Covid-19 mulai dilakukan hari ini di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, lokasi ini menjadi tempat tes bagi para pekerja medis dan petugas yang nanti akan diterjunkan ke rumah-rumah warga untuk melakukan tes door to door.
"Kita ada 2000 alat kit yanh diberikan dari Povinsi Jawa Barat untuk di Kota Bekasi, jumlah ini kita bagi berdasarkan kriteria orang-orang yang berhak dilakukan tes," kata Rahmat di Stadion Patriot, Rabu, (25/3/2020).
Dia menjelaskan, petugas medis yang dilakukan tes cepat sebanyak 365 orang, kemudian untuk katagori lain yakni, orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) serta orang-orang yang berkontak langsung dengan pasien positif sebanyak 770 orang.
"Yang door too door itu ada 770 orang akan didatangi, mereka tersebar di 8 kecamatan di Kota Bekasi," jelas dia.
Dia menegaskan, tes Covid-19 ini tidak diperuntukkan bagi semua orang, katagori lain yang akan dites ialah para pekerja di perangkat kelurahan kecamatan serta, petugas kepolisian dan TNI yang memiliki intesitas kontak dengan masyarakat cukup tinggi.
"Nah makanya, tes ini bukan untuk semua orang, tes ini untuk melacak yang tadi itu 770 dan mengambil sampel 50 orang dari 12 kecamatan
"Saya targetkan Jumat sore sudah selesai termasuk temen-teman Muspida yang sekarang ini sering giatgiatnya ke masyarakat, camat lurah dan lain-lain, karena sabtu pagi saya harus bawa ke Bandung (hasil tes)," tegas dia.
• UPDATE Covid-19 di Jakarta, Pasien Sembuh Corona Berjumlah 27 Orang
• Prakiraan Cuaca dari BMKG Jabodetabek, Kamis 26 Maret 2020: Jakbar Berpotensi Hujan Petir Malam Hari