Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Bupati Tangerang Tetapkan Status Daerah Tanggap Darurat Bencana Sampai Akhir Mei 2020

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah tanggap darurat bencana wabah Corona (Covid-19).

Bupati Tangerang Tetapkan Status Daerah Tanggap Darurat Bencana Sampai Akhir Mei 2020
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat ditemui usai demo ratusan santri di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah tanggap darurat bencana wabah Corona (Covid-19).

Keputusan Bupati Tangerang soal wabah Covid-19 itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati bernomor 440/ Kep 273/ huk 2020 tertanggal 23 Maret 2020.

"Berkaitan dengan tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona itu tertuang dalam SK tertanggal 23 Maret 2020 dan memutuskan empat hal terkait darurat bencana tersebut," kata Zaki dalam keterangannya, Kamis (26/3/2020).

Status tanggap darurat bencana wabah Covid-19 di Kabupaten Tangerang terhitung mulai 23 Maret hingga 23 Mei 2020.

Namun, Zaki mengatakan tanggal di atas bersifat tentative tergantung situasi yang berkembang hingga akhir Mei nanti.

Kondisi Airin dan Cerita di Balik Fotonya Diapit Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Karawang

Anggota DPR Minta Pemerintah Berikan Jaminan Tak Ada PHK Bagi Buruh di Tengah Wabah Corona

Ia juga menyebutkan kalau biaya yang dikucurkan untuk tanggap darurat Covid-19 akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang.

"Atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutupnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved