Ahmad Riza Patria Wagub DKI

Pemilihan Wagub DKI Digelar di Tengah Pandemi Corona, Ini Penjelasan Ketua DPRD

Menurutnya, pemilihan ini tetap digelar sebagai bentuk konsistensi pihaknya dalam menjaga roda pemerintahan

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi buka suara soal pelaksanaan pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dihelat di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Menurutnya, pemilihan ini tetap digelar sebagai bentuk konsistensi pihaknya dalam menjaga roda pemerintahan di Jakarta tetap berputar dengan baik.

"Amit-amit kalau ada yang terjadi pak gubernur, pemerintahan enggak boleh ada kekosongan. Jeda saja enggak boleh," ucapnya, Senin (6/4/2020).

Saat proses pemilihan, Prasetyo pun menyebut, pihak panitia pemilihan (Panlih) telah menjalankan protokol-protokol kesehatan yang diperlukan untuk mencegah penularan virus corona.

Kamera pendeteksi suhu tubuh, hand sanitizer, hingga masker pun telah disediakan oleh Panlih sebelum paripurna pemilihan Wagub DKI.

Bahkan, anjuran menjaga jarak atau physical distancing juga diterapkan dengan membagi proses pemungutan suara menjadi dus kloter.

"Di dalam tadi ads 59 orang di kloter pertama kloter kedua sisanya. Tujuannya apa? Biar enggak ada penumpukan," ujarnya.

Proses pemilihan Wagub ini sendiri, lanjut Prasetyo, telah diamanatkan dalam undang-undang sehingga DPRD DKI wajib segera melaksanakannya.

Terlebih, kursi Wagub DKI ini telah kosong sejak Sandiaga Uno memutuskan mundurnpada Agustus 2018 lalu.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved