Breaking News:

Terdengar Suara Benda Jatuh Saat Malam Hari, Parto Sontak Terkejut Lihat Ada Bayi di Atap Rumahnya

Suara benda jatuh di atap rumah, membangkitkan rasa penasaran seorang warga di Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Kurniawati Hasjanah
Tribunnews.com/Net
Ilustrasi Bayi 

Kasus Serupa di Surabaya

Pria berinisial MS (58) kaget saat mendengar anak gadisnya berinisial EZ (22) hamil.

Selama ini MS dan EZ tinggal berdua di kamar kos di Ketandan Baru, Jawa Timur.

EZ hanya tinggal bersama ayahnya sejak dua tahun terkahir, karena sang ibu sudah meninggal dunia.

AF tahu bila EZ hamil saat akan kandungan sudah memasuki usia enam bulan.

Ternyata anak yang dikandung EZ adalah hasil hubungan di luar pernikahan dengan kekasihnya berinisial AF.

Akhirnya MS dan EZ terpaksa menggugurkan janin berusia enam bulan di kandungan.

VIDEO Viral Batu Segede Gajah Melayang Hancurkan Bangunan Warga Kampung Cihandeleum

Sebab, AF tidak mengakui dan tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya.

Kini MS dan EZ harus berurusan dnegan anggota Polsek Bubutan.

MS mengaku malu setelah anak gadisnya hamil tanpa suami.

“Saya malu karena anak saya hamil tidak ada suaminya. Cucu saya lahir tanpa seorang ayah,” kata MS kepada SURYAMALANG.COM di Mapolsek Bubutan, Selasa (8/10/2019).

Selama ini MS tidak tahu jika anaknya sedang hamil. Pasangan MS dan EZ tinggal berdua di dalam rumah kos berukuran kecil.

EZ pun tidak pernah cerita tentang apa yang dialaminya kepada sang ayah.

“Tidak terlihat sama sekali kalau dia hamil. Bahkan saat Lebaran kemarin juga masih tidak terlihat,” lanjut MS.

MS tahu kehamilan itu saat EZ mengerang kesakitan di dalam rumah.

MS pun menanyakan alasan EZ menangis dan mengerang sakit.

“Saya hamil, pak. Ini anaknya mau keluar. Tolong, tolong. Saya tidak kuat,” kata MS menirukan erangan sang anak.

Kemudian MS membantu mendorong perut EZ sehingga keluarlah janin yang di kandung EZ.

Berbekal gunting, kaus, dan tas plastik, MS mulai menggunting tali pusar janin.

Sementara itu, kaus berwarna kuning dan tas plastik digunakan membungkus janin bayi yang sudah tidak bernyawa itu.

“Saya sempat menepuk bayi itu, tapi tidak terdengar suaranya. Warnanya juga sudah pucat. Saya fokus merawat anak saya ini,” tambah MS.

Lalu MS membuang bungkusan kantong plastik berisi janin itu ke seputaran Sungai Kalimas di Jalan Genteng Surabaya, Selasa (16/9/2019) subuh.

Sehari setelah dibuang, janin bayi itu ditemukan tukang becak di Bubutan.

Setelah mendapat laporan penemuan mayat bayi itu, polisi melakukan penyelidikan.

Kapolsek Bubutan, AKP Priyanto mengatakan polisi mendapat informasi ada perempuan dan ayahnya berobat dan mengaku kesakitan setelah melahirkan di rumah.

“Kami mendapat informasi itu pada 19 Septenber 2019. Akhirnya kami menemukan MS dan EZ di rumahnya,” lanjutnya.

Simak Harga Terbaru dan Terlengkap HP Samsung Oktober 2019: Mulai Rp 1,7 Juta hingga Rp 22,4 juta

Persib Harus Waspada: Maung Bandung Kini Semakin Mendekati Zona Degradasi

Ngaku Pernah Kuliah Jurusan Hukum, Barbie Kumalasari Justru Tak Bisa Jawab saat Ditanya Ini

Saat itu kondisi EZ sangat lemah. Bahkan EZ masih merasakan sakit di bagian rahimnya.

“Saat kami interogasi, mereka mengaku telah menggugurkan bayi hasil hubungan di luar nikah EZ dan AF,” tandas Priyanto.

Sementara itu, EZ mengaku sempat beberapa kali menghubungi kekasihnya untuk minta pertanggungjawaban.

Namun, AF tidak menghiraukan ucapan EZ.

“Akhirnya saya hanya bisa pasrah,” kata EZ. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved