Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemprov DKI Mulai Distribusikan Sembako, Anggota DPRD: Bantuan Harus Tepat Sasaran

Pemprov DKI Jakarta mulai hari ini bakal mendistribusikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat dengan ekonomi rentan.

Pemprov DKI Mulai Distribusikan Sembako, Anggota DPRD: Bantuan Harus Tepat Sasaran
Dok pribadi Thopaz Syamsul.
Anggota Fraksi Gerindra Thopaz Syamsul saat rapat di DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta mulai hari ini bakal mendistribusikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat dengan ekonomi rentan.

Pemberian bantuan itu pun diharapkan bisa meringankan beban masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak mewabahnya virus corona (Covid-19) di Jakarta.

Terkait dengan hal itu, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Thopaz Syamsul meminta Gubernur Anies Baswedan untuk mengawasi pemberian bantuan sosial dengan ketat.

Hal ini perlu dilakukan agar pemberian bantuan tepat sasaran dan dapat berjalan lancar dengan tetap memperhatikan physical distancing.

"Pak Anies berencana akan memberikan bantuan sosial kepada warga yang kurang mampu. Yang harus diperhatikan adalah bantuan tersebut harus tepat sasaran," ucapnya, Kamis (9/4/2020).

Wabah corona yang semakin meluas di Jakarta dalam beberapa minggu terakhir memang menyebabkan kerugian yang tak sedikit.

Banyak masyarakat terdampak, bukan hanya terpapar Covid-19, tapi banyak dari mereka yang kehilangan mata pencarian akibat mewabahnya virus corona.

Untuk itu, Bang Thopaz, sapaan akrab Thopaz Syamsul mengusulkan agar Pemprov DKI menggunakan data-data yang ada di SKPD sebagai parameter dalam pemberian bantuan.

"Misalnya menggunakan data Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Dinas Kebudayaan, dimana dalam dinas itu pasti ada elemen masyarakat bawahnya," ujarnya.

"Seperti pelaku seni dan elemen masyarakat yang menggantungkan hidupnya di tempat-tempat wisata," sambungnya.

Sebagai wakil rakyat, Thopaz menyebut, dirinya juga bakal turut mengawasi agar pemberian bantuan sosial ini tak salah sasaran.

"Kami di DPRD akan melakukan fungsi kontrol dengan cara akan mengawasi bantuan tersebut agar tepat sasaran dan sesuai peruntukan," kata Thopaz.

Dengan demikian, ia pun yakin, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bakal mulai efektif pada Jumat (10/4/2020) besok benar-benar dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Saya sangat mengapresiasi langkah pak Anies yang mengambil langkah PSBB. Sebagaimana kita tahu, PSBB ini diterapkan untuk memutus rantai penularan virus corona," tuturnya.

Masyarakat Tak Perlu Antre untuk Dapatkan Bansos

Dinas Sosial DKI Jakarta mulai mendistribusikan bantuan sosial bagi warga DKI Jakarta per hari ini, Kamis (9/4/2020).

Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, jadi lokasi pertama pendistribusian bantuan tersebut dalam periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai diterapkan besok.

"Kami bekerja sama dengan TNI dan Polri, serta tetap menerapkan prinsip physical distancing. Masyarakat tidak perlu berkumpul untuk mendapatkan bansos, kami yang akan datang door to door," kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah, Kamis (9/4/2020).

Irmansyah menegaskan, bahwa masyarakat tak perlu berkumpul ataupun antre untuk mendapatkan bantuan sosial yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Dengan menggandeng TNI-Polri, Dinas Sosial DKI akan mendatangi tiap warga langsung dari pintu ke pintu agar menghindari kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus corona.

Ia pun mengatakan bahwa bantuan yang diberikan berupa paket komoditas bahan pangan pokok, masker kain, serta sabun.

"Paket disiapkan oleh Perumda Pasar Jaya dengan pengemasan yang rapat untuk menjaga agar barang tetap higienis," katanya.

Sejumlah Petugas TPU Tanah Kusir Persiapkan Makam Glenn Fredly

Polisi Tetapkan Vanessa Angel Sebagai Tersangka

Sebagai informasi, Irmansyah menjelaskan bahwa distribusi bansos ini akan dilakukan melalui dua tahap.

Tahap pertama dilakukan mulai 9 hingga 18 April 2020 dengan target penerima 1,2 juta Kepala Keluarga (KK) masyarakat kurang mampu dan rentan, yang terdampak Covid-19.

Kemudian pada 19 hingga 23 April bagi masyarakat miskin dan rentan yang belum terdaftar.

Adapun mekanisme pelaksanaan distribusi bansos tahap dua bagi masyarakat miskin dan rentan terdampak Covid-19 yang belum terdaftar adalah dengan mengisi form yang telah disiapkan, untuk diberikan ke RW, dan akan diteruskan ke kelurahan.

Data tersebut nantinya akan diverifikasi untuk penentuan jadwal dan lokasi distribusi. (*)

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved