Antisipasi Virus Corona di DKI

Anies Baswedan Sebut Kegiatan Konstruksi di Jakarta Tetap Berjalan saat Penerapan PSBB

Dalam pasal 10 ayat 5 Pergub nomor 33 Tahun 2020, dijelaskan bahwa kegiatan konstruksi yang sedang berjalan masih dapat dilakukan

Istimewa/Dokumetasi Pemprov DKI Jakarta
Telekonferensi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan para wali kota yang diunggah di lawan youtube milik Pemprov DKI. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi pengecualian bagi beberapa sektor usaha dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta.

Salah satunya adalah dengan pekerjaan kontruksi yang sudah berjalan di Jakarta.

"Di dalam sektor tertentu, misalnya sektor konstruksi maka semua pekerja harus berada dalam lingkungan pekerjaan atau proyek dan tidak keluar masuk," kata Anies Baswedan, Kamis (10/4/2020) malam.

Dalam pasal 10 ayat 5 Pergub nomor 33 Tahun 2020, dijelaskan bahwa kegiatan konstruksi yang sedang berjalan masih dapat dilakukan.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Salah satunya dengan membatasi aktivitas pekerja agar tidak keluar masuk proyek.

Kendati begitu, pemilik atau penyedia jasa pekerjaan konstruksi wajib menyediakan tempat tinggal dan kebutuhan hidup sehari-hari seluruh pekerja selama berada di kawasan proyek, dan menyediakan ruang kesehatan di tempat kerja yang dilengkapi dengan sarana kesehatan yang memadai.

Wali Kota Tangerang Ajak Warganya Tetap di Rumah saat Libur Panjang Akhir Pekan

Imbas Corona, Penurunan Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Capai 80 Persen

"Sehingga mereka tidak harus meninggalkan lokasi proyek konstruksinya," kata Anies.

Selain itu, setiap pemilik atau penyedia jasa pekerjaan konstruksi harus melarang setiap orang, baik pekerja maupun tamu yang memiliki suhu badan di atas normal untuk berada di dalam lokasi kerja.

Penyedia jasa konstruksi diwajibkan untuk menyampaikan penjelasan, anjuran, kampanye, promosi teknik pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) dalam setiap kegiatan penyuluhan K3 pagi hari atau safety morning talk dan melakukan pemantauan secara berkala kesehatan  pekerja selama berada di kawasan proyek.

"Intinya adalah bukan menghentikan usahanya, tapi interaksinya setiap orang di dalamnya. Semua bisa jalan tapi ada pembatasan," tegas Anies.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved