Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Keluarga Penerima Manfaat di Tangsel Melonjak Saat Pandemi Covid-19, Mensos Pantau Pembagian Bansos

Pemerintah pusat mencatat jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) melonjak, setelah virus corona atau Covid-19 menjadi pandemi.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Menteri Sosial Julari Batubara, saat meninjau pemberian bantuan sosial (bansos) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kelurahan Sawah Lama, Ciputat, Tangsel, Selasa (21/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Pemerintah pusat mencatat jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) melonjak, setelah virus corona atau Covid-19 menjadi pandemi.

Banyaknya masyarakat yang terdampak secara ekonomi, dari mulai pendapatan yang menurun hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi penyebabnya.

Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat adanya penambahan jumlah KPM Tangerang Selatan (Tangsel) sebanyak 5.965 menjadi 19.249, dari 13.284 KPM.

Secara menyeluruh se-Indonesia, jumlah KPM juga bertambah di wilayah lainnya.

"Sebelumnya jumlah penerima program sembako sebanyak 15,2 juta KPM. Sekarang menjadi 20 juta KPM," ujar Menteri Sosial, Julari Batubara, saat meninjau pemberian bantuan sosial (bansos) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kelurahan Sawah Lama, Ciputat, Tangsel, Selasa (21/4/2020).

Curhat Hendra Penjual Jaket di KRL yang Viral di Medsos: Ditinggal Istri Besarkan Anak Seorang Diri

Juliari merasa perlu memantau langsung penyerahan bansos tersebut di Tangsel, karena wilayah penyangga Ibu Kota itu tengah menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Pertama kita jngin lihat kelancaran tentunya. Karena kalau kondisi normal mudah saja, orang ngantre terus dikasih. Nah ini kan kondisi lagi social distancing apa lagi Tangsel sudah menerapkan PSBB," ujarnya.

Mensos ingin memastikan program bantuan kepada penerima dengan indikator kemampuan kalori maksimal Rp 520 per kapita per bulan itu tepat sasaran.

"Oleh karena itu kita ingin memastikan bahwa program-peogram Bansos yang reguler pun seperti kartu sembako ini berjalan lancar. Ini adalah KPM, KPM baru warganya Ibu Wali Kota kita ingin melihat langsung," ujarnya.

BPTJ Catat Selama PSBB, Penumpang TransJakarta Turun Signifikan 757 Ribu Per Hari

Sekertaris Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Nurul Farijati, menjelaskan, KPM perlusasan program sembako akan mendapatkan bantuan setiap bulan 200.000 hingga Desember.

"Mereka yang mendapatkan perluasan ini sudah masuk basis data terpadu kemensos," jelas Nurul.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved