Suhari Juragan Dawet Beromzet Rp 17 Juta per Hari: Dulu Harga 1 Mangkok Rp 50

Dulu pernah jualan dawet semangkok Rp 50 dan kerap diledek anak-anak yang seolah-olah ingin membeli tapi tidak. Kini omzet Suhari Rp 17 juta per hari.

Tayang:
Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ilustrasi penjual dawet 

Suhari mengaku dirinya berjualan dawet itu bukan kebetulan melainkan meneruskan dari warisan orangtuanya, yang juga penjual dawet saat itu.

Terus, papar dia, dawet khas makanan nusantara, dan bisa dimakan segala usia, bahkan bayi sekalipun.

"Kalau bukan kita, siapa lagi yang melestarikannya. Jangan sampai punah," ujarnya.

Memang, jika tak dilestarikan, maka maka dawet ini akan dipatenkan negara lain.

Sebab, versi CNN travel 2018, dawet itu masuk daftar 50 makanan penutup terenak.

Namun, yang membuat kita terhenyak, itu bukan dawet kita, yang masuk 50 makanan pencuci mulut itu, melainkan dawet milik Singapura.

Ramai di Media Sosial

Tak hanya orang Indonesia, yang protes, namun media Malaysia, Malay Mail, juga menyayangkan.

Bagi pakar-pakar makanan, dawet itu, konon sudah ada sejak kerajaan Majapahit.

Ini Daftar 43 Kelurahan Penerima Paket Sembako PSBB Hari Ini, Rabu 22 April 2020

Apa Hukum Puasa bagi Tenaga Medis yang Tangani Pasien Covid-19? Berikut Penjelasannya

14 Waktu Mustajab untuk Berdoa, Salah Satunya Hari Rabu Antara Dzuhur dan Ashar!

Bisa jadi, itu sampai ke Singapura karena dibawa pasukan Gadjah Mada saat melakukan ekspansi ke negara bersimbol Merlion (kepala Singa) tahun 1350 dulu.

Tak diragukan, kalau ada banyak varian dawet di nusantara. Misalnya, ada Cendol Elizabeth, yang tersohor di Bandung, ada dawet ayu, yang khas Jawa Tengah, termasuk dawet ireng, yang hanya ada di Purworejo (Jateng).

Di Jawa Timur pun, juga cukup dikenal, dawet Desa Jabung, Ponorogo.

Berita ini telah tayang di Surya dengan judul: Dulu Sering Diledek Anak-anak, kini Suhari Juragan Dawet di Blitar Beromzet Rp 17 Juta Per Hari

Sumber: Surya
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved