Antisipasi Virus Corona di DKI
Ojek Online dan Sopir Taksi Positif Corona Setelah Rapid Test Drive Thru di Kejagung
-Dokter RSU Adhyaksa Budi Santoso mengungkapkan ada dua orang yang positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) setelah mengikuti rapid test drive thru.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Dokter RSU Adhyaksa Budi Santoso mengungkapkan ada dua orang yang positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) setelah mengikuti rapid test drive thru di depan kantor Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2020).
Keduanya, jelas Budi, merupakan seorang pengemudi taksi dan ojek online (ojol).
"Satu sopir taksi, satu lagi ojek online. Laki-laki semuanya ya," kata Budi saat dihubungi, Jumat (24/2/2020).
Menurut Budi, dua orang yang dinyatakan positif Corona berasal dari wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Ia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan di masing-masing wilayah.
"Sudah aman, sudah dilaporkan ke Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," ujar dia.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung RI menggelar rapid test Covid-19 secara drive thru pada Kamis kemarin.
Rapid test berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00. Dalam kegiatan ini, Kejaksaan Agung menyiapkan 500 alat rapid test.
Dalam pelaksanaannya, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan RSU Adhyaksa.
Rapid test drive thru ini didominasi sopir taksi dan ojek online (ojol).
2 Orang Dinyatakan Positif Corona
Dua orang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) setelah menjalani rapid test drive thru di depan kantor Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2020).
Hal itu diugkapkan dokter Budi Santoso dari RSU Adhyaksa yang terlibat pada rapid test tersebut.
"Hasilnya dua orang positif. Satu orang dari Jakarta Selatan, satu lagi Jakarta Timur," kata Budi saat dikonfirmasi, Jumat (24/4/2020).
"Sudah aman, sudah dilaporkan ke Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," ujar dia.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung RI menggelar rapid test Covid-19 secara drive thru pada Kamis kemarin.
Rapid test berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00. Dalam kegiatan ini, Kejaksaan Agung menyiapkan 500 alat rapid test.
Dalam pelaksanaannya, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan RSU Adhyaksa.
Rapid test drive thru ini didominasi sopir taksi dan ojek online (ojol).
Positif Corona Akan Dipantau Puskesmas
Hasil rapid test yang digelar secara drive thru oleh Kejaksaan Agung RI akan disampaikan langsung kepada masing-masing peserta.
Rapid test tersebut berlangsung di depan kantor Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sejak pukul 09.00 hingga 12.00.
Sebelum mengikuti rapid test, para peserta didata terlebih dulu yang meliputi alamat domisili dan nomor telepon.
Jika dinyatakan positif, pihaknya akan menghubungi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di wilayah tempat tinggal peserta rapid test.
"Misalnya yang positif di Jakarta Timur, kita hubungi ke Gugus Tugas sana untuk dilakukan pemantauan terhadap orang ini. Mungkin bisa dari Puskesmas yang memantau nantinya," jelas Budi.
Kejaksaan Agung menyiapkan 500 alat rapid test dalam kegiatan hari ini. Sementara, petugas medis yang dikerahkan berjumlah 25 orang.
"Dari RSU Adhyaksa delapan orang, sisanya dari Sudinkes Jakarta Selatan," ujar dia.
Rapid test yang diselenggarakan Kejaksaan Agung RI didominasi sopir taksi dan ojek online (ojol).
Rapid Test Drive Thru di Kejaksaan Agung Didominasi Pengemudi Ojol

Rapid test ini dilakukan secara drive thru di depan kantor Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2020).
Dalam pelaksanaannya, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan RSU Adhyaksa.
Antrean panjang terlihat di bahu jalan. Para peserta didata terlebih dulu sebelum mengikuti rapid test.
"Kalau kita lihat memang cukup banyak ojol yang mengikuti rapid test ini," kata Budi Santoso, salah satu dokter RSU Adhyaksa, saat ditemui di lokasi.
"Tidak masalah, target kita adalah pengguna jalan karena ini kan drive thru," tambah dia.
Ia mengatakan, kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00.
"Kita menyiapkan 500 alat rapid test. Rencananya tadi sampai jam 12.00, tapi sebelum jam 12.00 sudah habis," ucap Budi.
Ia menjelaskan, sebanyak 25 petugas medis dikerahkan dalam kegiatan rapid test ini.
"Dari RSU Adhyaksa delapan orang, sisanya dari Sudinkes Jakarta Selatan," ujar dia.
Menurut dia, hasil rapid test sudah bisa diketahui pada sore ini.
Kejaksaan Agung Gelar Rapid Test Drive Thru
Kejaksaan Agung RI menggelar rapid test Covid-19 di depan kantornya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2020).
Rapid test ini dilakukan secara drive thru dan disediakan empat tenda sebagai tempat test.
Dalam pelaksanaannya, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan RSU Adhyaksa.
• 11 Resep Sayur untuk Buka Puasa, Tak Butuh Waktu Lama Masaknya!
• Pemprov DKI Tegur 431 Perusahaan Tak Jalani Protap Kesehatan Selama PSBB di Jakarta
• Rapid Test Drive Thru di Kejagung, 2 Orang Dinyatakan Positif Corona
Salah satu dokter RSU Adhyaksa, Budi Santoso, mengatakan kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.
"Kita menyiapkan 500 alat rapid test. Rencananya tadi sampai jam 12.00, tapi sebelum jam 12.00 sudah habis," kata Budi saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, sebanyak 25 petugas medis dikerahkan dalam kegiatan rapid test ini.
"Dari RSU Adhyaksa delapan orang, sisanya dari Sudinkes Jakarta Selatan," ujar dia.
Menurut dia, hasil rapid test sudah bisa diketahui pada sore ini.