Sisi Lain Metropolitan

Putus Sekolah Akibat Kecelakaan, Murni Ingin Sekolah dan Bantu Ekonomi Keluarganya

Tujuh tahun putus sekolah, Murni Boru Panjaitan (16) rindu sekolah. Murni merupakan pedangan asongan di Jalan Raya Jatiwaringin Makasar Jakarta Timur.

Tayang:
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Murni, pedagang asongan di Jalan Raya Jatiwaringin, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (29/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Tujuh tahun putus sekolah, Murni Boru Panjaitan (16) rindu sekolah.

Murni merupakan pedangan asongan di Jalan Raya Jatiwaringin, Makasar, Jakarta Timur.

Pascakecelakaan motor, ia berhenti sekolah dan memutuskan membantu ibuya, Selfi berjualan di lampu merah.

Setiap siang, ia selalu bergantian menjual aksesoris dan tisu dengan ayah angkatnya di lokasi yang sama. Sementara ibunya menjual jas hujan.

Kendati demikian, Murni terlihat antusias ketika membicarakan perihal sekolah.

Jauh di lubuk hatinya, ia masih menginginkan dan berharap bisa sekolah. Namun, lagi-lagi perasaan malu kerap membuatnya pesimis dan menenggelamkan harapannya.

Spoiler Manga One Piece 979: Terkuak Tugas dari Kaido ke Flying Six serta Persangingan Luffy dan Kid

"Aku cuma mau sekolah. Tapi aku malu. Aku malu kalau umur segini tapi masih SD. Tapi aku pengin banget sekolah," ujarnya kepada TribunJakarta.com, Rabu (29/4/2020).

Selain itu, rasa malunya juga berasal dari kondisi fisiknya kini. Pascakecelakaan kaki kiri Murni tak bisa berjalan normal dan menjadi tertatih.

Kendati demikian, sesekali Murni terpacu untuk melanjutkan sekolah ketika melihat perjuangan ibu dan ayah angkatnya.

Hampir setiap hari, Murni melihat dua orang yang disayanginya berlari dari kejaran Satpol PP.

Tak jarang ia juga turut berlari ketika Satpol PP datang. Sambil membawa semua barang dagangannya, mereka berlari dan mencari tempat untuk bersembunyi.

"Di sini banyak Satpol PP. Kita kan sebenarnya enggak boleh jualan di sini. Makanya kalau ada Satpol PP kita lari kencang dan sembunyi," jelasnya.

"Makanya Murni pengin sekolah biar bisa dapat kerjaan lebih baik dan bantu mama sama bapak. Lalu bisa bikinin usaha buat mereka di rumah. Pertama biar enggak dikejar Satpol PP. Kedua biar enggak pinjam modal dari koperasi lagi," katanya.

Telkomsel Bagi-bagikan Promo Voucher Pulsa 100 Ribu, Simak Cara Mendapatkannya

Saat ini, ia berharap ada dermawan yang mau membiayai sekolahnya ataupun yayasan yang bersedia menampungnya untuk mengejar pendidikan yang sempat tertunda.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved