Breaking News:

Masker Medis dan Hand Sanitizer: Dulu Diburu Kini Sepi Pembeli, Ini Curhat Pedagang di Bekasi

Pandemi Covid-19 membuat warga sempat memburu masker medis. Namun, kini masker medis tak diminati. Ini curhat pedagang di Bekasi.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Toko Obat Rizki di Jalan Mayor Oking, Pasar Proyek, Kota Bekasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pandemi Covid-19 membuat warga sempat memburu masker medis.

Pasalnya, penyebaran virus corona salah satunya melalui saluran pernapasan dan mulut.

Harga masker medis pun sempat meroket tajam.

Namun, kini masker medis mulai sepi peminat seiring pemerintah menggaungkan pemakaian masker kain.

Harga eceran di toko-toko penjualan masker mulai mengalami penurunan.

Sepi Pembeli

Contohnya di Kota Bekasi, sejumlah toko di kawasan Jalan Mayor Oking, Pasar Proyek, Bekasi Timur merasakan penurunan minat pembeli masker medis belakangan ini.

"Udah mulai turun sekarang, orang enggak terlalu nyari masker (medis), karena udah banyak masker kain," kata Mansur pemilik Toko Obat Rizki, Jumat, (1/4/2020).

Terkait penurunan harga masker medis, di toko miliknya harga eceran dijual Rp 30.000 per lima lembar.

Harga itu mengalami penurunan dari yang sebelumnya dijual Rp 40.000 per lima lembar.

Toko Obat Rizki yang menjual masker medis di Jalan Mayor Oking, Pasar Proyek, Kota Bekasi.
Toko Obat Rizki yang menjual masker medis di Jalan Mayor Oking, Pasar Proyek, Kota Bekasi. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved