Satpol PP DKI Minta Warga Tak Khawatir Muncul Cluster Sarinah Buntut Massa Kumpul Saat McD Tutup
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin meminta masyarakat tak perlu takut soal kekhawatiran munculnya cluster positif Covid-19 baru di ibu kota.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Terkait dengan hal tersebut, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menegaskan, pihaknya telah memberi teguran terhadap pengelola McD Sarinah.
Teguran tersebut diberikan lantaran pihak pengelola McD membuat kegiatan bersifat seremoni di tengah pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).
"Kami sudah tegur keras. Menegur keras dalam artian kami menegur pihak penyelenggara kegiatan karena seharusnya enggak perlu lagi ada kegiatan seremoni," ucapnya, Senin (11/5/2020).
"Apalagi itu kan di pinggir jalan," sambungnya.
Koalisi pejalan kaki sendiri menjadi pihak yang paling keras mengkritik acara yang dihelat pada Minggu (10/5/2020) malam tersebut.
Lewat unggahan di akun media sosial instagram milikinya (@koalisispejalankaki), mereka mempertanyakan ketegasan Pemprov DKI dalam menegakan aturan.
Menanggapi hal tersebut Arifin berkilah, acara penutupan McD Sarinah ini awalnya hanya dihadiri oleh segelintir orang.
Namun, kerumunan semakin banyak lantaran acara tersebut dihelat di dekat Jalan MH. Thamrin sehingga memancing lebih banyak orang untuk datang menyaksikan acara penutupan McD Sarinah tersebut.
"Ketika closing itu sebenarnya mereka enggak banyak, tapi karena itu kegiatan di jalan sehingga orang ikut berkerumun," ujarnya saat dikonfirmasi.
Mendengar adanya laporan kerumunan massa di sekitar McD Sarinah, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini pun langsung menuju lokasi dan membubarkan kerumunan massa.
"Setelah viral di medsos dan kamu juga dapat laporan, maka kemudian Satpol PP meluncur ke lokasi untuk membubarkan kerumunan itu," kata Arifin.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan orang menghadiri acara penutupan gerai pertama McD di Indonesia yang berada di pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta Pusat pada Minggu (10/5/2020) malam.
Meski acara penutupan baru dimulai tepat pukul 22.05 WIB, namun masyarakat sudah mulai memadati kawasan Sarinah sejak sore hari.
Sebagian besar dari mereka sengaja menyempatkan diri hadir untuk menyaksikan penutupan gerai McD yang telah beroperasi hampi 30 tahun itu.
Meski tampak sebagian besar masyarakat yang datang mengenakan masker, namun mereka terlihat tak memperhatikan physical distancing, khususnya menjelang acara penutupan.
Petugas Satpol PP sendiri tampak baru datang membubarkan massa setelah acara tersebut rampung, sekira pukul 22.30 WIB.
"Ayoo segera bubarkan diri, ini berbahaya," ucap salah seoarang petugas Satpol PP menggunakan pengeras suara, Minggu (10/5/2020).
Mendengar seruan dari petugas Satpol PP, massa pun langsung membubarkan diri dengan tertib.