Virus Corona di Indonesia
Tambah 689 Kasus Baru Positif Covid-19 Satu Hari, Benarkah Prediksi Bulan Mei Puncak Wabah Corona?
Ia memperkirakan virus corona di Indonesia akan mencapai puncak pada pertengahan Mei 2020 ini dan kemudian turun.
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Suharno
Dia menyebut, perhitungan Singapore University of Technology and Design ( SUTD) di awal yang memprediksi pandemi corona di Indonesia akan berakhir pada Juni.
Namun, dengan update data terbaru, ada pergeseran sampai 4 Mei maka prediksi berubah dan disebutkan pandemi di Indonesia baru akan berakhir di bulan September.
"Apabila model deterministik angka kasus akan 0, namun dengan probalilitik tidak pernah mencapai nol, mendekati nol," ujar dia.
Poin-poin Prediksi Peneliti dan dosen Biostatistika dan Kependudukan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Hari Basuki Notobroto
1. Penyebaran virus corona di Indonesia mencapai puncak pada pertengahan Mei 2020.
2. Mereda pada akhir bulan Juli atau permulaan Agustus mereda
3. Puncak kasus Covid-19 sebesar 40.000 pasien positif.
4. Pandemi di Indonesia baru akan berakhir di bulan September.
5. Prediksi kasus bisa berubah di antaranya karena ketersediaan data dan kualitas data. Selama ini pihaknya mengakses data yang diumumkan pemerintah.
Berakhir 7 Oktober 2020
Sebelumnya Sebuah riset yang dilakukan oleh Singapore University of Technology and Design ( SUTD) menunjukkan, wabah Covid-19 di Indonesia akan berakhir pada 7 Oktober 2020.
SUTD memperkirakan wabah virus corona Covid-19 di Indonesia berakhir pada 7 Oktober 2020.
SUTD merupakan salah satu universitas ternama di Singapura, yang berfokus pada kajian studi teknologi dan desain.
Hasil risetnya diungkap di situs web ddi.sutd.edu.sg, dengan update terakhir pada 5 Mei 2020.
"Situs ini menyediakan pemantauan prediktif berkelanjutan Covid-19 sebagai pelengkap pemantauan tradisional atau praktik prediksi tradisional," demikian keterangan yang tertera di bagian pengenalan.