Breaking News:

Pemprov DKI Cairkan KJP Plus Tiap Bulan, Bank DKI Ingatkan Jangan Berkerumun di ATM

Bila melihat sudah ada kerumunan di depan ATM Bank DKI, Herry meminta masyarakat menunda penarikan uang tunai

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Warga mengantre memanfaatkan layanan KJP untuk mendaptkan pangan di Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemprov DKI memberi kelonggaran pencairan dana bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

Bila sebelumnya pemegang kartu hanya mendapatkan dana rutin, kini dengan kebijakan tersebut, penerima kartu juga bisa mencairkan dana berkala yang biasanya diberikan setiap 6 bulan sekali.

Para pemegang kartu pun dapat melakukan penarikan tunai di seluruh ATM Bank DKI yang tersebar di seluruh ibu kota.

Guna menghindari penularan Covid-19, Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengimbau para nasabah tetap memperhatikan physical distancing saat melakukan penarik dana KJP Plus di setiap ATM Bank DKI.

"Karena situasi masih rawan penyebaran Covid-19, kami meminta para nasabah yang ingin mencairkan dana KJP yetap menjaga jarak fisik minimal satu meter," ucapnya, Sabtu (16/5/2020).

"Kemudian, tidak berkerumun dan wajib mengenakan masker tanpa terkecuali," sambungnya.

Bila melihat sudah ada kerumunan di depan ATM Bank DKI, Herry meminta masyarakat menunda penarikan uang tunai.

Terlebih, dana yang telah dicairkan oleh Pemprov DKI itu menjadi hak pemegang kartu dan tetap aman.

"Tak perlu khawatir, dana yang menjadi hak penerima KJP tersimpan aman di Bank DKI. Tidak akan hilang sepeser pun, jadi tidah harus terburu-buru dicairkan," ujarnya.

Agar lebih aman dan terhindar dari bahaya Covid-19, Herry menyarankan agar penerima KJP melakukan transaksi secara nontunai melalui JakOne Mobile.

"Dengan demikian, pegang KJP Plus bisa msngecek saldo melalui aplikasi JakOne Mobile tanpa harusbke ATM dan bisa melakukan berbagai transaksi perbankan lainnya," tuturnya.

Untuk menghindari kerumunan massa di kantor layanan maupun ATM Bank DKI, Pemprov DKI telah mengatur jadwal pencairan KJP Plus.

Sidak Pasar Anyar Tangerang, Menteri Perdagangan Klaim Pasokan Gula Aman Menjelang Lebaran

Curhat Pedagang Parsel di Barito Kebayoran, Berusaha Bertahan di Masa PSBB: Pahit dan Prihatin

Anies Baswedan: Jangan Ada Mudik Lokal, yang Boleh Adalah Mudik Virtual

Berikut jadwalnya :

1. KJP Plus SD/SDLB/MI mulai tanggal 15 Mei 2020;
2. KJP Plus SMP/SMPLB/MTs/PKBM mulai tanggal 18 Mei 2020;
3. KJP Plus SMA/SMALB/MA/SMK mulai tanggal 20 Mei 2020;
4. Pencairan Dana Bridging atau biaya tambahan bagi siswa kelas XII juga akan dilaksanakan pada Mei 2020.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved