Breaking News:

Bawaslu Minta Pemkot Tangsel Komunikasi Sebelum Mutasi Pejabat Jelang Pilkada 2020

Bawaslu Tangerang Selatan ( Tangsel) sudah mendapat penjelasan dari Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan, Slamet Santosa, di kantornya Jalan Alamanda, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (19/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Bawaslu Tangerang Selatan ( Tangsel) sudah mendapat penjelasan dari Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel terkait mutasi 62 pejabat jelang Pilkada 2020.

Seperti diketahui, pada pasal 73 ayat (2) Undang-undang nomor 16 tahun 2010, pemerintah daerah dilarang memutasi pegawainya, enam bulan sebelum Pilkada, kecuali atas seizin Kemendagri.

Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan, Slamet Santosa, mengatakan, Kepala BKPP, Apendi, sudah menunjukkan surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) terkait mutasi itu.

"Kita undang pihak Pemkot untuk menjelaskan dan memberikan surat yang dari Kemendagri itu. Ya surat sudah kita terima dan sudah kita periksa. Sesuai Undang-undang 10, jika ada persetujuan Mendagri ya dibolehkan. Surat persetujuan," ujar Slamet di kantornya, Jalan Alamanda, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (19/5/2020).

Gelandang Persita Tangerang Mateo Bustos Idamkan Bermain di Klub Lain, Apakah Klub Liga 1 2020?

Slamet menangkap penjelasan Pemkot Tangsel bahwa mutasi tersebut diadakan demi mengisi kekosongan jabatan.

Namun menurutnya, pemenuhan syarat persetujuan Kemendagri menjadi penting, karena momen mendekati Pilkada 2020.

"Perihal surat imbauan yang kita kirim ke Pemkot namun tak menutup kemungkinan bahwa kebutuhan organisasi jangan sampai kosong. Jadi proses rotasi, ya intinya selama disetujui oleh Mendagri baik prosedur dan tata caranya ya kita tidak mempermasalahkan, intinya disitu saja," ujarnya.

Ketum PSSI Minta PT LIB Lunasi Tunggakan Pembayaran Subsidi ke Tim Liga 1 2020

Slamet meminta kepada Pemkot Tangsel agar berkomunikasi dengan Bawaslu sebelum mengadakan mutasi jelang Pilkada.

"Ini kan mengenai komunikasi ya, komunikasi antar lembaga. Baiknya kita tahu terlebih dahulu. Sehingga tidak mempertanyakan lagi, baiknya kan begitu.
Baiknya khalkalau-hal yang sifatnya harus ada, orang yang mengetahui karena berkaitan dengan kepemiluan ya baiknya koordinasi dulu dengan penyelenggara dan pengawas pemilu," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved