Breaking News:

Hukum Salat Berjarak saat Corona Dipertanyakan, Ridwan Kamil Beberkan Penjelasan Para Ulama Mekkah

Ridwan Kami kemudian membeberkan penjelasan dari npara ulama di Tanah Suci, Mekkah terkait permasalahan tersebut.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) saat meninjau PSBB di Kota Bekasi, Rabu, (15/4/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemerintah Daerah (Pemprov) Jawa Barat mensosialisasikan apa yang harus dilakukan saat penerepan tatanan normal baru (new normal) atau fase kehidupan normal yang baru.

Pemprov Jawa Barat rencananya akan menerapkan "New Normal" pada Senin, 1 Juni 2020.

Sejumlah ketentuan harus dipatuhi bersama, mulai dari toko-toko hingga salat berjemaah di masjid-masjid.

TONTON JUGA

"Ya, kita akan mulai kurang lebih di hari Senin (1 Juni 2020). Jadi hari Rabu ini sampai Minggu kita sosialisasi dan saya minta kepada rekan media bantu menyosialisasikan, nanti di hari kerja, di hari Senin kita mulai," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com.

"Kalau ibadah shalat di masjid bagaimana, nah kalau misalkan di masjid kapasitasnya 100 karena shafnya berdempetan sekarang berjarak, harus 50. Maka orang ke 51 'wayahna' tetap salat di masjid, tapi di rombongan shalat berjamaah ronde kedua," katanya.

Namun hukum salat shaf berjarak saat berjemaah di masjid rupanya banyak dipertanyakan.

Di media sosial Instagramnnya, Ridwan Kamil kemudian membeberkan penjelasan dari para ulama di Tanah Suci, Mekkah terkait permasalahan tersebut.

Sebut Nagita Lebih Kaya dari Raffi Ahmad, Melaney Ricardo: Gigi Kuliah di Canberra, Lo Sekolah Gak?

TONTON JUGA

Ridwan Kamil mengatakan mayoritas para ulama memperbolehkan salat berjemaah dengan shaf berjarak.

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved