Isak Tangis Istri Serma Rama Wahyudi Kenang Suami Gugur di Kongo: Dia Pulang Lebih Cepat
Suaminya yang merupakan prajurit TNI AD Detasemen Peralatan (Denpal) 1/4 Pekanbaru itu gugur dalam bertugas menjaga perdamaian
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok istri Sersan Mayor (Serma) Rama Wahyudi, Anita (32) terpukul atas kepergian suami selama-selamanya.
Suaminya yang merupakan prajurit TNI AD Detasemen Peralatan (Denpal) 1/4 Pekanbaru itu gugur dalam bertugas menjaga perdamaian di Republik Demokratik Kongo.
Kepergian Rama meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat.
Ucapan belasungkawa mengalir mulai dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Pangdam I/Bukit Barisan, Komandan Korem 031/Wira Bima, Komandan Kodim 0313/Kampar Letkol Inf Aidil Amin dan yang lainnya.
TONTON JUGA:
Istri almarhum Wahyudi, Anita (36) terlihat sedang duduk di sofa depan rumah.
Anita sambil mengenakan mukena ditemani beberapa keluarganya.
• Bingung Bedakan Telur Ayam Kampung yang Asli dan Palsu? Ini Cara Mudahnya
Air mata berlinang di wajah Anita. Dia teramat sedih dengan kepergian suami tercinta.
Sesekali ia mengusap air matanya dan berusaha untuk tegar menghadapi musibah itu. Ia pun bersedia diwawancarai Kompas.com yang datang ke rumah duka, Rabu siang.
Di mata Anita, Sersan Rama Wahyudi merupakan sosok yang bertanggung jawab.
FOLLOW JUGA:
"Dia suami yang bertanggung jawab. Dari proses melahirkan anak pertama sampai anak ketiga, dia selalu mendampingi. Dia selalu ada," aku Anita.
Lebih lanjut, Anita menjelaskan, suaminya sering pergi, namun tiba waktunya pulang ia pulang ke rumah. Wahyudi selama ini tinggal di rumah mertua bersama istri dan anak-anaknya.
Almarhum juga dikenal sosok yang tidak banyak cerita.
• Pengacara Sebut John Kei Tak Pernah Beri Ancaman & Sudah Tobat, Nus Kei: Saya Lihat Itu Cuma Sampul
"Dia tak banyak cerita. Kalau iya iya, kalau tidak ya tidak. Nanti bulan Juli tanggal 27 (2020) ini dia ulang tahun, masya Allah. Dia ulang tahun ke 37 tahun," jelas Anita.