PPDB DKI Jakarta

Kepala Dinas Pendidikan DKI Tegaskan Jalur PPDB Baru Tak Kurangi Porsi Jalur Prestasi

Nahdiana menegaskan pembuatan jalur baru ini tidak akan mengganggu porsi pada Jalur Prestasi yang sebelumnya telah ditentukan.

Youtube Pemprov DKI
Tangkapan layar dari akun youtube milik Pemprov DKI saat Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana tengah menggelar konferensi pers, Senin (29/6/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membuka jalur zonasi untuk Bina RW Sekolah sebagai jalur baru PPDB Tahun Ajaran 2020/2021.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana menegaskan pembuatan jalur baru ini tidak akan mengganggu porsi pada jalur prestasi yang sebelumnya telah ditentukan.

Diketahui pada jalur prestasi Akademik jenjang SMP dan SMA disiapkan kuota 25 persen.

Terdiri dari 20 persen asal warga DKI dan 5 persen untuk siswa di luar domisili DKI.

Sedangkan untuk jenjang SMK disiapkan kuota 55 persen CPBD, yang terdiri dari 50 persen bagi peserta didik warga DKI, dan 5 persen di luar wilayah DKI.

"Satu hal lagi, (zona baru) ini tidak menggangu porsi jalur prestasi yang sudah ada. Supaya jangan sampai salah pemahaman ya," kata Nahdiana dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/6/2020).

Nahdiana menjelaskan dirinya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelum membuat jalur baru PPDB ini.

Mengingat, Jalur Zonasi untuk Bina RW Sekolah merupakan skema penambahan  jumlah rombongan belajar dalam satu kelas. Dari semula 36 menjadi 40 siswa per kelas.

Jalur Zonasi untuk Bina RW Sekolah hanya diperuntukan bagi siswa lulusan tahun 2020, yang tinggal di RW sama dengan sekolah.

Pembuatannya dilatarbelakangi banyaknya siswa yang meminati sekolah negeri tapi belum diterima pada jalur PPDB sebelumnya.

Jalur ini dijadwalkan dibuka mulai 4 Juli 2020, dan mereka yang diterima diminta lapor diri pada 6 Juli 2020.

"Kami tentu berkoordinasi dengan Kemendikbud sebelum memutuskan ini. Kami minta untuk diizinkan menambah kuota karena memang banyak minat masyarakat yang tinggi," pungkas dia.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved