Pilkada Kota Tangsel

Bawaslu Tangerang Selatan Panggil Kepala Kemenag Tangsel Terkait Netralitas ASN

Komisioner Bawaslu Tangsel Divisi Penindakan, Ahmad Jazuli, mengatakan, dugaan melanggar netralitas ASN itu berdasarkan laporan masyarakat.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Bawaslu Tangerang Selatan (Tangsel) memanggil Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel, Abdul Rojak, dengan dugaan melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Komisioner Bawaslu Tangsel Divisi Penindakan, Ahmad Jazuli, mengatakan, dugaan melanggar netralitas ASN itu berdasarkan laporan masyarakat.

"Iya dipanggil, laporan masyarakat dugaan netralitas ASN dugaan mendukung bakal calon," ujar Jazuli saat dihubungi TribunJakarta.com, Rabu (1/7/2020).

Rojak diduga menyampaikan dukungannya terhadap salah seorang bakal calon wakil wali kota yang akan berlaga pada Pilkada Tangsel.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Rojak di sebuah grup WhatsApp.

Jazuli mengatakan, pihaknya sudah memanggil empat orang, pelapor, terlapor dan dua orang saksi.

Meski Dilarang, Mayoritas Pedagang Pasar Kebayoran Lama Masih Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai

Demi Tekan Produksi Sampah Plastik, Pemprov DKI Mulai Tebar Ancaman ke Pengusaha

"Kalau pemanggilan sih sudah lengkap, kan pelapor, dua saksi sudah dipanggil, yang diajukan pelapor sih sudah dipanggil. Betul empat orang, pelapor, saksi dua dan terlapor," ujarnya.

Setelah memanggil sejumlah pihak, komisioner Bawaslu Tangsel akan berembuk dalam rapat pleno.

Mereka akan memutuskan nasib Rojak apakah akan diproses lebih lanjut atau akan dihentikan.

"Ya tetap putusannya harus diplenokan. Kan ini penyusunan kajian-kajian kita masih punya ada waktu. Kalau harus ada panggilan lagi ya kita panggil," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved