Keributan di Green Lake City

Sosok Deniel Farfar Orang Dekat John Kei, Ini Sederet Peran Sentralnya untuk Jemput Nus Kei

Sosok Deniel Farfar sepertinya istimewa di mata John Kei. Perannya signifikan karena diminta menjemput Nus Kei hidup atau mati di hari eksekusi.

Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Adegan John Kei (kiri) menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta kepada anak buahnya, Deniel Farfar (kanan), saat rekonstruksi di perumahan Tytyan Indah Utama Z, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2020) sore. Deniel Farfar digantikan oleh pemeran pengganti, karena harus mengikuti rekonstruksi di hari yang sama di Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. 

"Setelah mendapatkan perintah terakhir. Deniel Farfar masuk ke dalam kendaraan yang sudah disiapkan. Tersangka Arnold membagikan senjata tajam kepada para tersangka lainnya," sambung penyidik.

Pada adegan ke-16, Deniel Farfar membuka bagasi kendaraan dan mengambil senjata tajam lainnya. Lalu, dia memberikan senjata tajam kepada anak buah John Kei dan memastikan mereka sudah memegang senjata.

"Tersangka Augustinus mengambil parang dari mobil tersangka Daniel Farfar," ujarnya.

Adegan ke-17, terangka Deniel Farfar mengambil senjata api revolver dari pinggangnya kemudian memberikan kepada Empi.

Fakta di Balik Keributan John Kei Terkuak, Nus Kei Pernah Bersumpah Atas Nama Orangtua yang Wafat

"Pegang buat jaga-jaga. Pastikan semua anggota yang turun kembali, jika ada yang mengadang hantam," ucap Deniel Farfar ditirukan penyidik.

Pada adegan ke-18, para terangka Deniel Farfar langsung masuk ke dalam lima mobil yang telah disiapkan untuk menuju ke kluster Australia, Green Lake City, Cipondoh, Tangerang.

Polisi saat prarekonstruksi kasus pembacokan yang melibatkan anah buah John Kei di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (24/6/2020).
Polisi saat prarekonstruksi kasus pembacokan yang melibatkan anah buah John Kei di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (24/6/2020). (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)

Selanjutnya, pada Adegan ke-19, Deniel Farfar kembali mendapatkan telepon dari John Kei yang menanyakan keberadaan anak buah yang dikerahkan untuk menyerang.

"John Kei menanyakan apakah anak-anak sudah pergi. Selanjutnya dijawab oleh saudara Farfar, 'sudah jalan,'" ucap penyidik lagi.

Dari sana, anak buah John Kei mulai mendekati target. Ada kelompok yang menyerang dua anak buah Nus Kei, Angke Rumotora alias Frangky (38) dan Yustus Corwing alias Erwin (45).

Sekitar enam anak buah John Kei menganiaya keduanya saat melajukan motor hendak memasuki Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu pukul 11.30 WIB.

Frangky harus kehilangan empat jari tangan kirinya, sedangkan Erwin meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Ia meninggal dengan luka akibat senjata tajam.

Kelompok lain pada pukul 12.16 WIB mendatangi rumah Nus Kei di kluster Australia, Green Lake City, Cipondoh, Tangerang. Jarak dari Duri Kosambi ke Green Lake City sekitar 2 kilometer lebih.

Mereka tak menemukan, karena Nus Kei saat bersamaan menolong Frangky dan Erwin ke rumah sakit di daerah Kembangan setelah ditelepon Frangky.

Anak buah John Kei sempat mengobrak-abrik dan merusak properti rumah Nus Kei dan mobil berikut mobil tetangganya.

Daud Kei Bongkar Fakta di Balik Keributan John Kei, Nus Kei Pernah Bersumpah Atas Nama Orangtua

Tak sampai lima menit, mereka meninggalkan rumah Nus Kei dan sempat melepaskan tujuh kali tembakan saat keluar gerbang perumahan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved