Breaking News:

Tim PSBB Jakut Temukan Toren Air Belum Ditutup di Pasar, Potensi Jadi Sarang Nyamuk DBD

Tim Pengawasan PSBB Jakarta Utara Transisi melakukan monitoring di Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara.

Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Tim Pengawasan PSBB Jakarta Utara melakukan monitoring di Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Senin (13/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Tim Pengawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta Utara Transisi melakukan monitoring dalam masa PSBB transisi tahap kedua, Senin (13/7/2020) di Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara.

Hasil monitoring, petugas melihat bahwa penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di pasar tersebut sudah berjalan baik, meskipun ada beberapa orang yang masih belum patuh.

Di sisi lain, ada hal-hal yang menjadi catatan petugas, salah satunya bahwa pengelola pasar belum sadar untuk pencegahan demam berdarah dengue (DBD) yang tak kalah pentingnya.

Asisten Pemerintahan Jakarta Utara Abdul Khalit mengatakan, pengelola pasar belum menutup toren air yang berpotensi menjadi tempat penyebaran nyamuk demam berdarah.

"Ada yang tidak kalah penting yang harus dilakukan pengelola pasar, yakni menutup toren air portabel agar tidak menjadi tempat berkembang nyamuk demam berdarah," kata Abdul dalam keterangan tertulisnya.

Ia kemudian mengimbau pengelola pasar untuk segera menutup toren air yang ada di pasar tersebut sebagai upaya pencegahan DBD.

PSBB Jilid 6, Pemkot Tangerang Bahas Pelonggaran Ojek Online dan Taman

PSBB Tahap 6, Pemerintah Kota Tangerang Kemungkinan Perbolehkan Resepsi Pernikahan

Abdul menambahkan, selama masa PSBB transisi tahap kedua ini, pasar menjadi salah satu target pengawasan.

Pasalnya, pasar adalah salah satu lokasi yang setiap harinya dipenuhi kerumunan orang.

"Pasar menjadi tujuan utama monitoring tim karena lokasi tersebut adalah salah satu tempat masyarakat berkumpul. Untuk itu kami harus terus berkala melakukan pengawasan di sini," katanya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved