Masuki Era Sekolah Virtual Saat New Normal, Yuk Asah Keterampilan 5C
Ia juga mengatakan sistem sekolah secara virtual hybrid akan diterapkan permanen di Indonesia, dan telah meminta guru dan orang tua untuk beradaptasi.
· Sekali-sekali, ajak anak untuk memilih permainan baru atau mengubah aturan permainan untuk mengasah kreativitasnya.
· Sejak usia dini, ajari anak 3 kata emas, yaitu: Tolong, Maaf, dan Terima kasih. Juga jelaskan kepada anak kapan dan mengapa menggunakan ungkapan-ungkapan itu.
· Luangkan waktu untuk berdiskusi dengan anak tentang topik hangat atau tren terkini. Diskusikan setiap hari selama 30-60 menit bersama anak mengajaknya untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi dan untuk mengetahui tentang apa yang terjadi di sekitar.
· Berikan kesempatan pada anak untuk berinteraksi dengan teman sekolah diluar jam virtual schooling, misalnya dengan TikTok Sharing, Video Chat, Instagram Live, dst.
· Pastikan anak berpakaian rapi saat berinteraksi menggunakan video.
· Orang tua menceritakan pengalaman yang dilalui hari ini dan tanyakan pendapat anak.
· Tunjukkan pada anak tentang kebaikan, apa artinya dan mengapa kita perlu melakukannya. Selama masa karantina ini, perlihatkan juga kepadanya bahwa kebaikan dapat diberikan/diterima bahkan tanpa pertemuan tatap muka, seperti berbagi kata-kata yang mendorong dan positif kepada teman-teman, membeli makanan tambahan untuk petugas pengiriman makanan, membuat kampanye via media sosial dengan teman sekelas, dll.
· Jangan memanjakan anak dengan kehidupan yang terlalu mudah. Tunjukkan kepada anak bahwa ketika dia membutuhkan sesuatu, dia perlu berusaha untuk mendapatkannya. Misalnya, ketika ingin meminjam sepak bola saudara laki-lakinya, maka ia harus tahu cara bertanya atau bahkan bernegosiasi dengan saudaranya; atau bagaimana membuat teman sekelas setuju untuk bekerja sama dalam proyek sekolah. (*)