Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Diasingkan Warga Sekitar, Pasien Covid-19 Asal Tangsel ini Sempat Stres Saat Isolasi Mandiri

Covid-19 tidak hanya menyerang kesehatan jasmani sesaorang, di lingkungan wilayah tertentu virus ganas itu juga bisa menyerang psikis.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Peserta karantina saat akan dipulangkan dari Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Ciater, Serpong, Selasa (14/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Covid-19 tidak hanya menyerang kesehatan jasmani seseorang, di lingkungan wilayah tertentu virus ganas itu juga bisa menyerang psikis.

Hal itulah yang dialami YW, penyintas Covid-19 asal Tangerang Selatan ( Tangsel). Ia diasingkan warga sekitar rumahnya saat isolasi mandiri.

Pandangan mata tetangga atau warga sekitar berbeda dari biasanya, tatkala kabar YW positif Covid-19 tersebar.

YW memilih mengisolasi mandiri di rumah dan mengungsikan istri dan dua orang anaknya ke rumah saudara.

Marak Kapal Cantrang, Nelayan Ngadu ke Susi Meski Bukan Menteri Lagi: Belum Direspon Mungkin Sibuk

Saat berjemur di pagi hari, YW merasa selalu diperhatikan dengan pandangan aneh.

"Karena kalo di rumah kan lingkungan dekat tetangga. Untuk keluar berjemur saja tetangga sudah waswas, jadi kita merasa jadi aneh," ujar YW di pelataran Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Ciater, Serpong, Selasa (14/7/2020).

YW stres, berat badannya sampai turun drastis, sekitar 10 kilogram.

Bagian terburuknya, hasil tes swab tiga kali berturut-turut tidak kunjung menunjukkan hasil negatif.

Simak Jadwal dan Peraturan Tes SKB CPNS 2019, Peserta Langsung Gugur Jika Suhu Tubuhnya Tinggi

"Waah stres saya, ini berat tadinya 70 kilo saja sekarang mungkin 60-an kilogram," ujarnya.

Setelah dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, YW dinyatakan sembuh, hasil tesnya negatif.

Pikirannya lebih tenang dikarantina di fasilitas kesehatan. Ia justru merasa lebih bebas dari pada saat isolasi mandiri di rumah.

"Sebenarnya sih sama, cuma beda situasinya. Kalau di rumah kita enggak terlalu bebas kaya di sini, bisa enjoy aja di sini," ujarnya.

Soal Cuitan Aktivis Surya Anta Ginting Tentang Suasana Rutan Salemba: Ada Sejumlah Bisnis Abu-abu

YW pun menyarankan kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan, demi menjaga diri sendiri dan orang lain

"Ya minimal itu masyarakat harus bias sesuai menjalani protokol kesehatan, minimal pakai masker, kalau enggak perlu banget jagan dikerjain deh. Kalo memang enggak urgent mending jangan keluar rumah," imbaunya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved