Dampak Pandemi Covid-19 Dirasakan Para Pedagang Hewan Kurban, Omzet Turun Drastis

Riana yang sudah berjualan sejak sepekan lalu ini mengaku omzetnya merosot sekira 30% dibanding periode yang sama di tahun lalu.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Hewan kurban yang dijual di lapak Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Dampak pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian lesu turut merembet pada penjualan hewan kurban.

Meski Idul Adha 1441 H masih dua pekan lagi, menurunnya penjual hewan kurban saat ini sudah dirasakan para pedagang.

"Penurunan jelas ada, apalagi kita tahu ya sekarang lagi kondisi corona begini," kata Riana, pedagang hewan kurban lapak BDR yang berjualan di Jalan Utan Jati, samping Komplek Citra 2, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (17/7/2020).

Riana yang sudah berjualan sejak sepekan lalu ini mengaku omzetnya merosot sekira 30% dibanding periode yang sama di tahun lalu.

Dikatakannya, untuk saat ini dia baru menjual 30 ekor sapi.

Padahal untuk periode yang sama di tahun lalu, dia sudah bisa menjual di atas 50 ekor sapi.

"Jadi ya sekitar 30 persen lah menurunnya. Selain itu, pembeli juga nyarinya sekarang yang harganya lebih rendah, jadi nyari yang lebih murah dibanding tahun sebelumnya," kata Riana.

Kendati begitu, jumlah hewan kurban yang disediakan Riana di lapaknya tak berkurang dibanding tahun lalu.

Saat ini ada 108 hewan kurban yang dijualnya terdiri dari 75 sapi, 27 kambing, lima kerbau, dan satu ekor domba.

"Untuk kambing dan domba dijual mulai dari Rp 2 sampai Rp 6 juta. Sedangkan sapi mulai Rp 15 sampai Rp 40 juta tergantung jenisnya, ada sapi bali serta sapi limosin. Kemudian untuk kerbau mulai dari Rp 20 sampai Rp 30 juta," paparnya.

Dia pun lebih gencar mempromosikan dagangannya, sepeti dengan menggunakan brosur, menyediakan tempat cuci tangan untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, di lapaknya ini dia juga memasang umbul-umbul yang disebutnya sebagai ciri khas agar berbeda dengan lapak lainnya.

"Terus juga promosiin dari mulut ke mulut pelanggan," kata Riana.

Sodomi 2 Balita di Kebun, Pria di Aceh Ternyata Punya Permintaan Aneh Saat Berhubungan dengan Istri

Relawan Indonesia Bersatu Gelar Rapid Test Covid-19 di Tanah Abang

3 Pilot Tertangkap Kasus Narkoba, Polisi Minta Maskapai Awasi Kru Pesawat

Riana memastikan seluruh hewan kurban yang dijualnya ini lulus pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved