Dampak Pandemi Covid-19 Dirasakan Para Pedagang Hewan Kurban, Omzet Turun Drastis
Riana yang sudah berjualan sejak sepekan lalu ini mengaku omzetnya merosot sekira 30% dibanding periode yang sama di tahun lalu.
Tayang:
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Hewan kurban yang dijual di lapak Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat.
Penjelasan bahwa hewan kurbannya itu lulus pemeriksaan kesehatan tertempel di bedeng depan lapak.
Dalam kertas pengumuman yang dikeluarkan Sudin KPKP Jakarta Barat dan ditandatangi dokter hewan dituliskan bahwa total 108 hewan yang dijual di lapak milik Riana dalam kondisi sehat.
"Jadi sudah dipastikan semua yang dijual disini sehar dan layak untuk dikurbankan," ujar Riana.
Hal senada disampaikan Suparman yang juga mengaku penjualan hewan kurban di tahun ini menurun drastis dibanding tahun lalu.
Pria yang telah puluhan tahun berjualan hewan kurban ini tak menampik, adanya pandemi Covid-19 begitu dirasakan terhadap hewan yang dia jual.
"Kalau tahun sekarang mah ampun-ampunan meroso banget," kata dia yang baru menjual 10 ekor sapi kurban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/hewan-kurban-yang-dijual-di-lapak-jalan-utan-jati-kalideres.jpg)