PPDB DKI Jakarta

Gubernur Anies Bantu Siswa Tak Lolos PPDB yang Orangtuanya Jadi Penerima Bansos Masuk Sekolah Swasta

Kabar gembira untuk orang tua murid yang anaknya tak lolos seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
ILUSTRASI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pelaksanaan hari pertama masuk sekolah di SDN Kampung Melayu 01 Jakarta Timur, Senin (16/7/2018). 

Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov DKI Jakarta Catur Laswanto mengatakan, dana tersebut diperuntukan bagi 85.508 peserta didik yang tak lolos PPDB 2020/2021.

Adapun angka 85 ribu ini berasal dari pemadanan data calon peserta didik tak lolos PPDB 2020/2021 dengan data penerima bantuan sosial (bansos) Covid-19.

“Perkiraan uang yang dibutuhkan sekiranya Pemprov DKI Jakarta akan memberikan bantuan biaya masuk bagi siswa tedampak Covid adalah Rp 171.065.500.000,” ucapnya dalam video yang diunggah di akun youtube Pemprov DKI  dikutip TribunJakarta.com, Senin (20/7/2020).

Meski demikian, Pemprov DKI sampai saat ini belum memutuskan sumber dana yang bakal digunakan, apakah mengunakan dana Bantuan Tak Terduga (BTT) atau menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2020.

“Ini sudah dihitung alternatif pembiayaan, bisa melalui BTT, bisa juga APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 karena sekolah swasta memberikan kemepatan perpanjangan pembayaran (uang pangkal),” ujarnya.

Nantinya, Pemprov DKI akan terlebih dulu mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) dan Keputusan Gubernur  (Kepgub) sebagai landasan hukum untuk mengucurkan dana Rp 171 miliar tersebut.

“Kebetulan juga sekarang ini Perda Pendidikan sedang masuk pak, ini bisa dimasukan di sini untuk memberikan dukungan uang pangkal  bagi warga tak mampu, untuk memastikan bahwa semua siswa bisa sekolah dan tidak ada kendala keuangan,” kata Catur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan, anggaran Rp 171 miliar ini menjadi salah satu prioritas pihaknya.

“Jadi Rp 171 miliar ini harus dicari, artinya harus diupayakan, pendidikan untuk semuanya. Biaya pendidikan kalau tidak diurus bisa lebih malah lagi, jadi prinsipnya haus diperjangkan angka Rp 171 miliar ini,” tuturnya.

Daftar besaran bantuan yang diberikan Pemprov DKI

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan anggaran Rp 171 miliar untuk membantu biaya uang pangkal calon siswa yang terpaksa masuk sekolah swasta lantaran tak lolos Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020/2021.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bantuan tersebut bakal diberikan untuk calon siswa di semua jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, dan SMA/SMK.

Untuk jenjang SD, Pemprov DKI mengalokasikan dana Rp 9,95 miliar untuk membantu 9.959 calon peserta didik.

Kemudian, ada 27.766 peserta didik di jenjang SMP yang akan dibantu dengan total anggaran Rp 41,64 miliar.

Lalu, untuk jenjang SMA/SMK ada 47.783 peserta didik yang akan dibantu dengan total dana Rp 119,45 miliar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved