Food Story

Ini Menu Andalan yang Khas dan Sederhana di Warteg Warmo di Tebet Jakarta Selatan

Warteg Warmo menyajikan menu makanan seperti kebanyakan warteg pada umumnya. Tapi, ada satu menu andalan yang khas dan sederhana di Warteg Warmo.

Tayang:
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Suharno
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana Warteg Warmo di kawasan Tebet Timur, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (28/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Warteg Warmo menyajikan menu makanan seperti kebanyakan warteg pada umumnya.

Ada satu menu andalan yang khas dan sederhana di Warteg Warmo yang membedakan dengan warteg lain.

Menurut generasi kedua penerus Warteg Warmo, Saryoto (51), menu andalan itu adalah kuah rendang.

Bila sedang melayani pembeli, Saryoto selalu menawarkan kuah rendang.

"Andalan di sini kuah rendang. Setiap orang yang ke sini pasti saya tawarkan kuah rendang. Rasanya khas," ungkap Saryoto kepada TribunJakarta.com pada Selasa (28/7/2020).

Selain rasanya yang khas dan beda dari warteg kebanyakan, kuah rendang juga diminati anak-anak usia tanggung dengan kondisi uang pas-pasan.

Menyantap Nasi Padang Ala Burrito Meksiko di Cipete: Lembut di Luar, Gurih di Dalam, Endes!

Saryoto mengisahkan anak-anak nakal tersebut kerap memesan nasi bungkus dengan menyebutnya "nasi perang".

"Bilangnya nasi perang. Nasi kuah rendang, sama tempe satu dan sambal. Adanya cuma di sini Rp 5 ribu. Dulu kalau malam habis pada tawuran, mereka mesen di sini," lanjutnya.

Istri Saryoto, Kona'ah (50) menambahkan perbedaan lainnya terletak pada jumlah menu makanan yang disajikan.

Warteg Warmo menyediakan kurang lebih sekitar 60 varian makanan. Selain aneka tumisan, tersedia boga bahari seperti ikan, cumi dan udang.

Kuliner Rumahan Sejak 1969 di Tebet

Dari mobil mewah berkelir hitam mengkilap, dua anak muda berpakaian kasual turun menuju Warteg Warmo.

Begitu masuk, mereka menunjuk makanan dari depan etalase kaca. Lalu makan di atas tempat duduk panjang berbahan kayu.

Gurih Kuah Semangkuk Bakso Cendana yang Legendaris di Menteng: Langganan Keluarga Soeharto

Tak jauh dari mereka bersantap, duduk seorang pria lansia yang sudah hampir menandaskan sepiring nasi.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved