Update Pembunuhan Wanita di Apartemen
Sebelum Bunuh Pacarnya, Pelaku Sempat Setubuhi Korban, Hingga Diduga Sudah Rencanakan Pembunuhan
petugas kepolisian mendapati fakta bahwa pelaku sempat berhubungan badan sebelum akhirnya menghabisi nyawa korban
Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Polisi menggelar pra rekonstruksi kasus pembunuhan AO (36) di dalam kamar sebuah apartemen di Margonda, Beji, Kota Depok.
Total, ada 21 adegan yang diperagakan pelaku FM (37) dalan pra rekonstruksi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, menuturkan, ada beberapa perbedaan yang ditemukan pihaknya dari hasil pra rekonstruksi dengan keterangan pelaku saat diperiksa.
"Ternyata setelah kita melaksanakan 21 adegan, memang terdapat perbedaan," kata Wadi di lokasi pra rekonstruksi, Jumat (7/8/2020).
Wadi mengatakan, pra rekonstruksi dimulai dari adegan pelaku masuk ke dalam kamar bersama korbannya.
"Adegan dimulai dari pelaku dan korban memasuki area TKP, sampai yang terjadi di dalam kamar dan selesai kejadian, selesai eksekusi dan meninggalkan TKP itu pun keseluruhannya 21 TKP," bebernya.
Wadi berujar, pihaknya akan menganalisa hasil pra rekonstruksi hari ini, untuk kembali disesuikan dengan data-data yang telah diperoleh pihaknya.
"Setelah kami lakukan pra rekonstruksi ini kami analisa untuk kami sesuaikan kembali dengan BAP pemeriksaan khususnya tersangka," pungkasnya.
Berhubungan intim sebelum membunuh
Petugas kepolisian menemukan fakta baru dari kasus pembunuhan wanita berinisial AO (36) dalam Apartemen kawasan Margonda, Beji, Kota Depok.
Dalam 21 adegan yang diperagakan pelaku, petugas kepolisian mendapati fakta bahwa pelaku sempat berhubungan badan sebelum akhirnya menghabisi nyawa korban.
"Ternyata setelah kita melaksanakan 21 adegan, memang terdapat perbedaan. Kita laksanakan rekonstruksi sebelum kejadian pembunuhan tersebut atau eksekusi tersangka ternyata ada persetubuhan dulu," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, usai proses rekonstruksi berlangsung, Jumat (8/7/2020).
Wadi menjelaskan, hasil visum juga ditemukan cairan sperma dari korban.
"Ini sesuai dengan hasil visum ada sperma dari korban," jelasnya lagi.
Lanjut Wadi, kesimpulan sementara hasil pra rekonstruksi ini, menguatkan bahwa pelaku telah merencanakan pembunuhan ini sebelumnya.