Breaking News:

Suami di Lampung Ngamuk Gegara Istri Tolak Berhubungan Seks, Bayi Berusia 40 Hari Jadi Korban

Seorang pria naik pitam saat permintaannya berhubungan badan ditolak sang istri. Bayi berusia 40 hari tewas dianiaya pelaku.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Muhammad Zulfikar
Pexel via Kompas
Ilustrasi Bayi 

“Jenazah bayi sudah divisum di RS Blambangan Umpu,” kata Binsar.

Kronologi

KW secara keji menganiaya bayinya yang baru berusia 40 hari hingga tewas.

Kejadian itu terjadi di Talang Neki, Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung, Minggu (9/8/2020) malam.

KW tega menganiaya anaknya hingga tewas karena sang istri, ES (20) tidak mau melayaninya bercinta.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung mengatakan, peristiwa berawal saat pelaku ditegur istrinya karena menciumi sang bayi sambil merokok.

Setelah itu, sambungnya, ES yang sedang membersihkan ikan mendengar anaknya menangis.

Saat dilihat, betapa terkejutnya ES melihat suaminya sedang mencekik bayi berumur 40 hari itu.

ES kemudian mengambil anaknya dari KW sambil memarahinya, lalu mengendongnya sambil diberi ASI.

Kemudian, tiba-tiba KW mengajak istrinya untuk berhubungan badan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved