Breaking News:

Merantau dari Lampung, Sindikat Ganjal ATM Dibekuk Polsek Tambora

Merantau dari Lampung, dua pemuda spesialis ganjal ATM tak berkutik saat dibekuk aparat Polsek Tambora, Jakarta Barat.

Tribunnews
Ilustrasi ATM. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Merantau dari Lampung, dua pemuda spesialis ganjal ATM tak berkutik saat dibekuk aparat Polsek Tambora, Jakarta Barat.

Keduanya dibekuk usai beraksi di sebuah gerai ATM di Jalan Tanah Sereal, Tambora pada Jumat (7/8/2020).

"Pelaku kami tangkap saat sedang bersiap-siap kabur beberapa saat setelah melakukan aksinya," kata Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2020).

Iver menuturkan dari kedua pelaku berinisial WS (37) dan MS (37), polisi mengamankan sejumlah barang bukti,

"Diantaranya tiga kartu ATM Bank BCA dan satu kartu ATM Bank Mandiri yang sengaja dipersiapkan sindikat ini untuk mengelabui calon korban," kata Iver.

Iver membeberkan, para pelaku datang bersama sejumlah rekannya dari Lampung ke Jakarta memang berniat untuk melancarkan aksinya ganjal ATM.

"Mereka juga menginap di hotel di kawasan Cideng, Tanah Abang. Namun, saat didatangi, tiga pelaku lainnya sudah lebih dulu check out dari hotel," kata Iver.

Iver menjelaskan, adapun modus dari sindikat ini terbilang klasik, dimana mereka mengganjal lubang ATM dengan tusuk gigi.

Kemudian mereka berusaha membantu korban yang terlihat kesulitan sembari menghafalkan pin korban dan tanpa disadari menukar kartu ATM milik korban.

"Dalam sindikat ini pelaku saling berbagi tugas," kata Iver sembari menyebut pihaknya masih memburu tiga pelaku lain yang buron.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil tes urine kedua pelaku positif mengkonsumsi narkoba.

Pemprov DKI Jakarta Godok Payung Hukum Denda Progresif Pelanggar Aturan PSBB

HUT ke-75 RI, Anggota Paskibraka Jakut Akan Bertugas di Kantor Wali Kota dan Kantor Kecamatan

"Hingga saat ini kedua pelaku masih dalam pendalaman keterangannya untuk mengungkap aksi sindikat ini di TKP lain di wilayah Jakarta," kata Iver.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian disertai Pemberatan.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved