Breaking News:

Peradi Gelar Rapimnas, Persiapan Menuju Munas III Tahun 2020

Rapimnas diadakan dengan menerapkan aturan protokol kesehatan yaitu disediakan 3 ruangan besar dengan pengaturan kursi yang terjaga jarak

Istimewa
Rapat Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (RAPIMNAS PERADI) di Hotel Santika, Jakarta. 

Namun, selanjutnya hajatan ini mendapat halangan karena wabah Covid-19, dan penolakan, baik dari pemerintah kota Surabaya maupun Management Hotel yang belum dapat menyediakan fasilitas pertemuan karena larangan berkumpul, yakni anjuran sebagai upaya menahan penyebaran Covid diberbagai kota.

"Hingga kini daerah Jawa Timur termasuk daerah penyebaran pendemi yang tertinggi ke 2 kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta. Karena itu pula berbagai daerah telah mengusulkan kepada DPN untuk merespon kelanjutan Munas ke III dengan cara online/virtual sebagai pengganti pertemuan dengan cara offline (tatap muka)," tuturnya.

Fauzie melanjutkan kemudian pada saat DPN mengadakan acara silahturahmi dan halal bi halal secara online tangga 12 Juni 2020 yang lalu telah muncul juga wacana agar segera diadakan Rapimnas online/virtual, untuk membicarakan kelanjutan Munas III, kerena tidak dimungkinkan melakukan dengan cara offline atau tatap muka efek larangan berkumpul sebagai akibat wabah covid19.

"Dalam Rapimnas ini kami meminta agar MUNAS PERADI yang direncanakan akhir September dapat kita laksanakan secara online seperti Rapimnas yang kita lakukan saat ini," katanya.

Sebagaimana rencana, MUNAS tatap muka atau offline semula di rencanakan tanggal 29-31 Maret 2020 kemudian ditunda menjadi tanggal 10-12 Juni 2020 dan kemudian tunda kembali untuk terakhir kalinya menjadi tgl 23-25 September 2020.

Mengingat jabatan kepengurusan DPN PERADI periodesasi 2015 - 2020, dengan masa perpanjangan 6 bulan akan berahir tanggal 13 Juni 2020 dan PERADI tetap tidak bisa melaksanakan MUNAS maka sesuai pasal 24 ayat (4) Anggaran Dasar jo.pasal 20 ayat (2) Peraturan Rumah Tangga, DPN PERADI telah memperpanjang masa jabatan kepengurusan DPN PERADI selama 6(enam) bulan dan akan berakhir pada tanggal 13 Desember 2020.

Oleh kerena itu DPN PERADI mengamati perkembangan akhir-akhir ini terkait penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia makin meningkat dan tidak memungkinkan DPN melaksanakan MUNAS secara tatap muka atau offline pada tanggal 23-25 September seperti yang direncanakan dan bahkan sampai akhir tahun ini.

Maka selaku Ketua umum bersama Sekretaris Jenderal dan pengurus DPN PERADI senantiasa akan tetap memenuhi perpanjangan masa jabatan maka kami meminta Rapimnas memberi persetujuan kepada DPN PERADI untuk tetap melaksanakan Munas Peradi tanggal 24 September secara online/virtual.

"Munas peradi secara online ini rencananya akan dirancang untuk dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif dalam waktu satu hari saja. Untuk itu, Kami/DPN PERADI akan mempersiapkan dengan baik agar sedapat mungkin Peserta Munas dapat mengikuti Munas dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Fauzie menegaskan, Rapimnas PERADI yang kali ini diadakan secara virtual merupakan uji coba dan menjadi tolak ukur pelaksanaan MUNAS dalam memanfaatkan teknologi untuk menyambung silaturahmi dan melaksanakan kegiatan tanpa halangan, tetap dapat berkumpul meski secara non fisik melaksanakan kegiatan organisasi dan membuat keputusan-keputusan terbaik bagi organisasi dan anggota.

Adapun hasil Keputusan Rapimnas, Fauzie menyebutkan telah diputuskan dan ditetapkan dalam Rapimnas PERADI 3 (tiga) hal penting , yaitu:

1. Menyatakan Rapat Pimpinan Nasional Perhimpunan Advookat Indonesia (Rapimnas PERADI) yang dihadiri 111 cabang PERADI dari seluruh Indonesia adalah sah dan telah memenuhi korum

2. Menyatakan Rapat Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia yang dihadiri oleh 111 Cabang PERADI se-Indonesia adalah sah dan telah memenuhi Kuorum.

3. Menyetujui DPN PERADI untuk melaksanakan MUNAS III PERADI tahun 2020 secara virtual/online/video conference yang waktu pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada DPN PERADI.

Gelaran satu hari Rapimnas PERADI yang telah berjalan lancar dan tertib ditutup pada pukul 15.00 wib dihari yang sama (12/8/2020), dihadiri oleh seluruh unsur di DPN dan DPC Seluruh Indonesia yang diwakili oleh Ketua dan Sekretaris.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved