Breaking News:

Masih Ada Warga di Jakarta Timur yang Gelar Lomba 17 Agustus

Kepala Satpol PP Jakarta Timur Budhy Novian angkat bicara atas dua kegiatan warga terkait perayaan HUT ke-75 RI yang dibubarkan jajarannya

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Kemeriahan perlombaan memperingati perayaan HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia di aliran Kalimalang, dekat Universitas Borobudur, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (17/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Kepala Satpol PP Jakarta Timur Budhy Novian angkat bicara atas dua kegiatan warga terkait perayaan HUT ke-75 RI yang dibubarkan jajarannya.

Yakni kegiatan silaturahmi di Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit dan lomba di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara.

Dia membenarkan bila segala kegiatan yang bersifat menimbulkan kerumunan warga dilarang guna mencegah penularan Covid-19 meluas.

Namun dia menyebut tak mengetahui pasti alasan warga nekat menggelar kegiatan di saat kasus terkonfirmasi di DKI Jakarta sedang meningkat.

"Langsung konfirmasi (alasan membuat kegiatan) ke Lurah, Camat setempat. Karena Seruan Gubernur sudah disampaikan," kata Budhy saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (17/8/2020).

Seruan dimaksud yakni seruan Gubernur DKI Jakarta No 14 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan/Perlombaan Dalam Rangka Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bila mengacu seruan itu warga tak hanya diimbau merayakan HUT ke-75 RI secara sederhana, kegiatan yang menimbulkan kerumunan pun dilarang.

Gelar Syukuran di Usia ke-42, Begini Sosok Umar Kei Dimata Anak-anaknya

Warga Dikagetkan dengan Ambruknya Konstruksi Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Satu Orang Jadi Korban

"Karena sosialisasi (larangan lomba) juga sudah disampaikan Lurah dan Camat kepada pengurus RT/RW," ujarnya.

Tapi dalam praktiknya sekira pukul 10.00 WIB tadi jajaran Satpol PP Jakarta Timur membubarkan kegiatan silaturahmi di Kelurahan Malaka Sari.

Pun dengan kegiatan lomba yang digelar di wilayah Kelurahan Kampung Melayu yang pembubarannya dilakukan tak berselang lama setelah Malaka Sari.

"Kita lakukan imbauan melalui pendekatan persuasif untuk warga membubarkan diri. Kita beri penjelasan sehingga mereka menerima dan mau membubarkan diri," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved