Breaking News:

Dua Remaja Tewas di Tangan Geng Motor

Polisi Ultimatum Anggota Geng Pembacok 2 Pemuda di Matraman Hingga Tewas Serahkan Diri

Polrestro Jakarta Timur meminta dua pelaku penyerangan di Jalan Pramuka Barat, Kecamatan Matraman pada Selasa (18/8/2020) menyerahkan diri.

Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Enam pelaku pengeroyokan saat dihadirkan di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (19/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Polrestro Jakarta Timur meminta dua pelaku penyerangan di Jalan Pramuka Barat, Kecamatan Matraman pada Selasa (18/8/2020)  menyerahkan diri.

Wakapolrestro Jakarta Timur AKBP Steven Tamuntuan mengatakan kedua pelaku yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO) yakni Gembel dan Fernando.

"Kami minta pelaku segera menyerahkan diri sehingga kita bisa memproses. Namun kita akan melakukan hal yang maksimal untuk melakukan pengejaran," kata Steven di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (19/8/2020).

Dalam aksi penyerangan yang terjadi sekira pukul 04.00 WIB, keduanya ikut membacok Aditya Lestianto (12) dan Yaris Riadi (17) hingga tewas.

Ini diketahui dari keterangan MAP (20), VR (16), RHS (15), I (16), RDE (16), DZP (14) yang lebih dulu diamankan jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur.

"Kita turunkan tim untuk melakukan pengejaran dan mudah-mudahan akan segera tertangkap. Untuk keenam pelaku yang sudah diamankan sekarang berstatus tersangka," ujarnya.

Steven menuturkan bila Gembel dan Fernando tak kunjung menyerahkan diri bukan tak mungkin jajarannya melakukan tindakan tegas dan terukur.

Enam pelaku pengeroyokan saat dihadirkan di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (19/8/2020).
Enam pelaku pengeroyokan saat dihadirkan di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (19/8/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Terlebih secara usia Gembel dan Fernando sudah tak bersatus anak sebagaimana lima tersangka lain yang masih tercatat pelajar sekolah.

"Untuk enam pelaku sudah dilakukan pemeriksaan dan mereka mengakui benar berada di TKP dan benar terlibat dalam perbuatan melakukan kekerasan," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved